Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vivo Jadi Pemimpin Baru Pasar Smartphone di China

Meskipun secara global industri smartphone tengah dihantui masalah kekurangan chip dan semikonduktor lainnya, China terus mengalami penjualan di pasar domestiknya.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 18 April 2021  |  18:57 WIB
Vivo X60. Vivo berhasil mengungguli merek saudaranya Oppo sepanjang Maret lalu.  - istimewa
Vivo X60. Vivo berhasil mengungguli merek saudaranya Oppo sepanjang Maret lalu. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Meskipun secara global industri smartphone tengah dihantui masalah kekurangan chip dan semikonduktor lainnya, China terus mengalami penjualan di pasar domestiknya. 

Dilansir Gizchina, Minggu (18/4/2021), laporan terbaru dari firma riset Counterpoint Research menyatakan pertarungan memperebutkan posisi puncak merek smartphone paling populer di China masih sangat sengit. 

Dilaporkan bahwa pabrikan Vivo berhasil mengungguli merek saudaranya Oppo sepanjang Maret lalu. Sebelumnya, Oppo berada di posisi puncak, menggeser dominasi Huawei yang tengah menghadapi tantangan berat. 

Huawei adalah raja yang tidak dapat disangkal untuk segmen smartphone. Namun, dengan begitu banyak sanksi yang dihadapi perusahaan tengah membatasi jumlah ponsel yang diproduksi. 

Tahun lalu, Huawei juga menjual submerek miliknya yakni Honor ke group China, yang secara langsung berdampak pada pangsa pasar yang kini dimiliki oleh perusahaan tersebut. 

Untuk sementara, Huawei bakal fokus pada pasar smartphone kelas atas atau premium dengan produk seri P dan Mate miliknya. Dengan menyusutnya bisnis smartphone, perusahaan lain berhasil melayani pelanggan baru. 

Dengan peluncuran model anyar Y30 dan S9, Vivo dinyatakan berhasil mengungguli Oppo. Saat ini merek China adalah pemimpin dalam peluncuran ponsel 5G secara global. Perusahaan mengadopsi strategi menggunakan anak perusahaan iQOO melalui kanal online. 

Namun demikian, Counterpoint Research menyatakan pertempuran masih harus dilalui satu tahun penuh. Menurut firma itu, perbedaan antara Vivo dan Oppo hanya 3 poin persentase. Karena itu, kedua perusahaan perlu tetap mengeluarkan produk dan inovasi menarik. 

"Vivo dan Oppo mengadopsi strategi pasar dan produk yang agresif fi China. Kami berharap kedua merek terus berjuang untuk posisi pertama pada tahun 2021," kata Yang Wang, Analis Senior di Counterpoint. 

Perlu dicatat bahwa baik Vivo maupun Oppo termasuk dalam konglomerasi perusahaan BBK Electronics. Jadi pada akhirnya, ini adalah pertarungan antara dua saudara. Selain itu, Realme dan OnePlus juga merupakan keluarga dari BBK. 

Sepertinya, perusahaan tersebut bakal menjadi penguasa baru di industri ponsel pintar Negeri Panda, meninggalkan perusahaan lain seperti Xiaomi, ZTE, dan juga Huawei. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smartphone vivo
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top