5 Terpopuler Teknologi, Dua Orang yang Gantikan Nadiem di Gojek dan Grab Torehkan Kinerja Positif Sepanjang Semester I/2019

Gojek yang tunjuk Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi gantikan posisi Nadiem menjadi berita terpopuler di kanal Teknologi Bisnis.com pada hari Senin (21/10/2019).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 21 Oktober 2019  |  19:00 WIB
5 Terpopuler Teknologi, Dua Orang yang Gantikan Nadiem di Gojek dan Grab Torehkan Kinerja Positif Sepanjang Semester I/2019
Penampakan GrabAndong di Malioboro, Yogyakarta. - Istimewa

1. Gojek Tunjuk Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi Gantikan Posisi Nadiem

Gojek menunjuk Presiden Gojek Grup Andre Soelistyo dan Co-Founder Gojek Kevin Aluwi untuk mengemban tugas sebagai Co-CEO di mana Nadiem Makarim resmi mengundurkan diri setelah dikabarkan ditunjuk sebagai salah satu menteri di Kabinet Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Chief Corporate Affairs Nila Marita melalui keterangan resmi mengatakan keduanya akan berbagi tanggung jawab sebagai Co-CEO dengan fokus membawa perusahaan ke tahap selanjutnya.

Baca selengkapnya di sini.

2. JARINGAN INTERNET: Bakti Bakal Tambah 2 Satelit Baru untuk Jangkau Daerah 3T

Setelah pembangunan tiga proyek Sistem Komunikasi Kabel Laut Palapa Ring rampung, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi merencanakan pengembangan kapasitas internet di daerah tertinggal, terdepan dan terluar Indonesia dengan menambah dua satelit.

Saat ini, satelit Multifungsi Satria— yang berkapasitas 150 Gbps—masih dalam tahap pembuatan. Setelah mengorbit, satelit tersebut bakal menyuntikkan jaringan internet ke 149.000 titik di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Indonesia. Penggunaan satelit untuk menjangkau titik-titik tersebut mempertimbangkan aspek efisiensi biaya dan cakupan yang lebih luas dibandingkan dengan penggunaan serat optik.

Baca selengkapnya di sini.

3. Industri Komputasi Awan Butuh Kepastian Regulasi

Pemerintah dinilai perlu memikirkan regulasi yang baik guna menyiapkan diri dalam menyambut ramainya pemain komputasi awan asing yang masuk ke Indonesia mulai 2020.

Ketua Umum Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) Alex Budiyanto mengatakan regulasi tersebut bertujuan menjaga same level playing field antara pemain lokal dan asing sehingga kehadiran masuknya pemin global dapat memberikan manfaat bagi ekosistem digital di Indonesia.

Baca selengkapnya di sini.

4. BRTI Fokus pada Penyebaran Frekuensi Hasil Merger dan Akuisisi

Pemerataan frekuensi menjadi salah satu fokus Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) saat dua buah perusahaan telekomunikasi melebur menjadi satu perusahaan atau membentuk perusahaan baru.

Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Setyardi Widodo mengatakan saat ini pihkanya dengan sejumlah pemangku kepentingan tengah membahas mengenai frekuensi terkait merger dan akuisisi.

Baca selengkapnya di sini.

5. Grab Torehkan Kinerja Positif Sepanjang Semester I/2019, Apa Saja Capaiannya?

Perusahaan penyedia jasa transportasi daring asal Singapura, Grab, menorehkan berbagai pencapaian positif sepanjang paruh pertama tahun ini.

Dalam kunjungan pertamanya ke kantor harian Bisnis Indonesia di Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019), Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan perusahaan mengalami pertumbuhan nilai penjualan bruto (gross merchandize value/GMV) sebesar tiga kali lipat pada semester I/2019.

Baca selengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
brti, komputasi awan, Gojek, grab indonesia, Nadiem Makarim, bakti

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top