Telkomsel Rekrut 750 Patriot Desa Digital

Telkomsel bekerja sama dengan Mobisaria menginisiasi pembentukan komunitas berliterasi digital dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat dan kualitas warga desa atau pinggir kota kecil.
Leo Dwi Jatmiko | 01 April 2019 18:17 WIB
Direktur HCM Telkomsel Irfan A Tachrir (ketiga kiri), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) saat launching program Patriot Desa Digital di Bandung, (1/4/2019). - Dok. Telkomsel

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mendukung peningkatkan ekonomi masyarakat melalui program Patriot Desa Digital. Patriot Desa Digital merupakan program CSR (Corporate Social Responsibilty) Telkomsel bekerja sama dengan Mobisaria yang menginisiasi pembentukan komunitas berliterasi digital dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat dan kualitas warga desa atau pinggir kota kecil.

Director Human Capital Management Telkomsel Irfan A. Tachrir mengatakan melalui Patriot Desa Digital perseroan ingin membentuk komunitas yang berkualitas di wilayah perdesaan untuk memberikan edukasi digital guna pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat.

“Tujuannya agar banyak local hero sebagai Patriot Desa Digital yang melek teknologi, menciptakan lapangan kerja baru di era digital serta membantu bisnis masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)” kata Irfan dalam rilis yang diterima Bisnis, Senin (1/4/2019).

Program Patriot Desa Digital akan diselenggarakan di 5 kota di Indonesia yaitu Bandung, Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar yang diperuntukkan bagi BUMDes, UMKM, dan BMT melalui edukasi literasi digital. Di dalam implementasinya, kegiatan ini akan melibatkan lembaga keuangan non-bank Lembaga Keuangan Mikro (LKM) atau Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS).

Beberapa aktivitas dalam program ini antara lain adalah seminar, lokakarya, serta asistensi dan monitoring kepada lebih dari 750 Patriot Desa Digital di 250 desa seluruh Indonesia serta 50 BMT mulai bulan Maret hingga Desember 2019.

Seminar dan talkshow dengan tema pemberdayaan ekonomi desa dengan teknologi yang bertujuan memberikan wawasan kepada masyarakat desa tentang pemanfaatan produk dan aplikasi dalam membangun ekonomi digital serta semangat meraih kesuksesan usia muda di era digital.

Seminar ini berlangsung selama 1 hari dan mengakomodir 300 peserta dari kalangan masyarakat desa sasaran, yang kemudian diseleksi untuk mendapatkan 150 Patriot Desa Digital di setiap Kota penyelenggaraan.

 Selanjutnya para Patriot Desa Digital terpilih akan mengikuti workshop Training of Trainer yang berisi aktivitas Focus Discussion Group dan pendalaman materi mengenai digital marketing, fitur aplikasi, role play, serta pembentukan online forum sebagai sarana komunikasi dan informasi. Selain itu Patriot Desa Digital akan diberikan asistensi dan monitoring secara online dan visitasi berkala selama 6 bulan terkait problem solving, tips marketing dan juga forum diskusi.

Irfan menerangkan dalam pelaksanaannya, Telkomsel bekerja sama dengan Mobisaria yang merupakan sebuah platform digital yang menghubungkan antara masyarakat pedesaan dengan institusi keuangan, pasar serta bisnis modern. Mobisaria memanfaatkan tiga fondasi ekonomi desa yaitu koperasi/BMT, pesantren, dan rumah tangga.

“Program Patriot Desa Digital kami harapkan dapat menciptakan sebuah ekosistem keuangan yang sehat, efektif serta efisien. Selain itu, dapat mendorong peningkatan literasi digital di wilayah rural sehingga menjadikannya sebagai cashless society yang dapat meningkatkan perekonomian negara,” tutup Irfan.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
telkomsel

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup