Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hati-Hati Terima Pesan Whatsapp Ini, Bisa Bikin Ponsel Error!

Pengguna WhatsApp tengah mengeluhkan tentang serangkaian pesan yang menyebabkan aplikasi menjadi hang atau macet.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 08 September 2020  |  14:48 WIB
Ikon Rooms juga ada di menu panggilan (call), yang kemudian akan mengarahkan pengguna ke Messenger untuk membuat Rooms.  - Ilustrasi BISNIS.COM
Ikon Rooms juga ada di menu panggilan (call), yang kemudian akan mengarahkan pengguna ke Messenger untuk membuat Rooms. - Ilustrasi BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA – Pengguna WhatsApp tengah mengeluhkan tentang serangkaian pesan yang menyebabkan aplikasi menjadi error atau macet. Pesan-pesan ini mengandung karakter dalam bahasa asing yang tidak dapat diproses oleh WhatsApp, yang menyebabkan kerusakan yang tidak dapat ditentukan.

Dikutip melalui Moneycontrol, masalah ini sebenarnya telah ada selama bertahun-tahun, tetapi baru-baru ini telah memengaruhi sejumlah pengguna. Saat pengguna menerima rangkaian pesan khusus ini di WhatsApp, aplikasi akan berhenti beroperasi dalam kurun waktu tertentu.

Namun, jika pengguna mencoba untuk memaksa menutup dan membuka kembali aplikasi, peluang terbesar adalah tidak memberikan dampak sehingga aplikasi masih akan alami macet atau hang.

Selain itu, gangguan yang juga disebut WABetaInfo sebagai ‘pesan menakutkan’ ini juga berada dalam bentuk kartu virtual (vCard). Saat pengguna membuka kartu, pengguna dapat memverifikasi bahwa mungkin ada 100 kontak terkait akan gangguan tersebut.

Setiap kontak memiliki nama aneh yang sangat panjang, yang berisi kode kerusakan. Terkadang vCard juga diubah, dan menyuntikkan sesuatu yang disebut Payload yang makin memperburuk situasi.

“Jika Anda menerima pesan menakutkan, Anda harus mencoba memblokir kontak dari WhatsApp Web. Selanjutnya, setel pengaturan privasi grup Anda ke Kontak Saya atau Kontak Saya kecuali dan hapus pesan yang berisi kode kerusakan, jika memungkinkan menggunakan WhatsApp Web,” tulis moneycontrol seperti yang dikutip Bisnis.com, Selasa (8/9/2020).

Selain itu, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk membantu melindungi pengguna dari kode kerusakan ini.

“Meskipun ini bukan bentuk keamanan yang dijamin, tetapi sebaiknya batasi siapa yang dapat menambahkan Anda ke grup karena ini akan membantu mengurangi risiko terekspos ke orang asing yang mungkin berbagi pesan atau vCard berbahaya dengan Anda,” tulisnya.

Adapun pengguna juga dapat membuka pengaturan WhatsApp, kemudian membuka bagian 'Privasi' dan ubah pengaturan 'Grup' sehingga hanya kontak pengguna yang dapat menambahkan mereka ke grup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi whatsapp
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top