Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Soal 4,9G, Telkomsel Sedang Ngobrol dengan Vendor Smartphone

Beberapa gawai yang beredar di Indonesia saat ini telah dilengkapi dengan fitur LAA, hanya saja fitur tersebut masih terkunci.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  12:56 WIB
BTS bergerak atau mobile BTS Telkomsel - Telkomsel
BTS bergerak atau mobile BTS Telkomsel - Telkomsel

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Selular mengkaji potensi kerja sama dengan beberapa vendor ponsel untuk pengembangan ekosistem 4G LTE Advanced Pro.

GM Network Strategy and Technology Solution PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Hardika Nugroho mengatakan, Telkomsel berkomunikasi dengan vendor ponsel sebagai tindak lanjut atas terbitnya Permenkominfo No. 1/2019 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio per April 2019, termasuk didalamnya regulasi pemanfaatan teknologi Licensed Assisted Access (LAA) yang digunakan dalam standar jaringan seluler 4G LTE Advanced Pro atau 4,9G.  

“Telkomsel akan melakukan perencanaan penggelaran serta mengkaji potensi kerja sama dengan mitra device untuk pengembangan ekosistem LAA di Indonesia. Karena ekosistem LAA ini harus terbentuk terlebih dahulu sebelum pelanggan menikmati layanan LAA,”  kata Hardika kepada Bisnis, Rabu (26/6/2019).  

Hardika mengatakan selain dukungan regulasi, penggunaan teknologi LAA juga memerlukan dukungan dari mitra device untuk membuka fitur LAA. Dia mengatakan beberapa gawai yang beredar di Indonesia saat ini telah dilengkapi dengan fitur LAA, hanya saja fitur tersebut masih terkunci.

Jika handset yang beredar di Indonesia tersebut dibuka fitur LAA nya oleh mitra device, Telkomsel dapat mulai merealisasikan LTE LAA di area-area yang padat trafiknya sehingga pelanggan bisa mendapatkan layanan LAA ini,” kata Hardika.

Hardika menuturkan LAA merupakan salah satu teknologi yang digunakan dalam standar LTE Advanced Pro atau yang juga dikenal dengan pra 5G. LAA merupakan salah satu teknologi transisi sebelum teknologi 5G diimplementasikan.

Prioritas Telkomsel, sambungnya, menghadirkan teknologi terdepan untuk dapat melayani masyarakat Indonesia dengan lebih baik.

Sebelumnya, Telkomsel telah melakukan uji coba terhadap teknologi LAA pada September 2018 dengan hasil throughput downlink sekitar 800 Mbps. Teknologi LTE LAA yang diuji coba Telkomsel menggunakan kanal seluler di pita frekuensi 2,3 GHz yang dikuasai perusahaan dengan pita frekuensi Wi-Fi di 5 GHz.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkomsel penataan frekuensi
Editor : Demis Rizky Gosta
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top