NASA dan SpaceX Siap Luncurkan Misi Antariksa Crew-8 Pekan Ini

Redaksi
Rabu, 28 Februari 2024 | 21:56 WIB
SpaceX dan NASA siap luncurkan misi antariksa Crew-8 pada akhir pekan ini, Jumat (2/3/2024), menggunakan roket Falcon 9./Bloomberg
SpaceX dan NASA siap luncurkan misi antariksa Crew-8 pada akhir pekan ini, Jumat (2/3/2024), menggunakan roket Falcon 9./Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — NASA dan SpaceX akan melanjutkan misi Crew-8 ke stasiun luar angkasa internasional (ISS) akhir pekan ini, Jumat (2/3/2024), sebagai bagian dari jadwal misi yang padat ke stasiun tersebut tahun ini.

Pada 25 Februari, NASA menyelesaikan tinjauan kesiapan penerbangan untuk misi Crew-8 ke ISS dan mengumumkan bahwa lembaga tersebut telah menyetujui rencana peluncuran. Peluncuran dijadwalkan pada pukul 12:04 a.m. EST pada 1 Maret dari Kennedy Space Center, memungkinkan wahana antariksa Crew Dragon mendarat di stasiun sekitar pukul 7 a.m. EST pada 2 Maret.

Crew-8 merupakan misi rotasi awak terbaru ke stasiun yang akan membawa astronot NASA Matthew Dominick, Michael Barratt, dan Jeanette Epps, serta Roscosmos Alexander Grebenkin, untuk tinggal selama enam bulan di ISS. Penerbangan ini akan menjadi yang pertama bagi semua awak kecuali Barratt, yang akan melakukan penerbangan ketiganya dan kedua kalinya di ISS.

Melansir dari Space Scout Rabu (28/2/2024), dalam konferensi pers setelah tinjauan kesiapan penerbangan, NASA dan SpaceX mengatakan bahwa mereka masih menangani beberapa masalah teknis kecil dengan wahana antariksa Crew Dragon dan roket Falcon 9. Masalah tersebut meliputi memastikan panel komposit pada wahana tersebut terpasang dengan benar dan mempelajari perubahan warna cat, kata manajer program kru komersial NASA, Steve Stich.

Namun, Stich menyatakan bahwa masalah-masalah tersebut tidak tampaknya menjadi masalah besar. Satu masalah sebelumnya yang tampaknya sudah teratasi adalah tali pada parasut utama yang disebut "modulator energi" yang dimaksudkan untuk mengatur beban pada parasut saat mereka ditarik dari kapsul. Masalah ini sudah terjadi pada misi Dragon kargo sebelumnya, CRS-29, yang kembali pada bulan Desember, namun tidak terjadi pada misi Crew Dragon terbaru, yaitu misi Ax-3 yang mendarat pada 9 Februari.

Penerbangan ini akan menjadi yang kelima bagi wahana Crew Dragon bernama Endeavour, yang sebelumnya terbang dalam misi berawak pertama SpaceX, Demo-2, pada tahun 2020. Saat ini, NASA telah mengesahkan Crew Dragon untuk lima penerbangan, tetapi bekerja sama dengan SpaceX untuk memperpanjang sertifikasi tersebut hingga 15 penerbangan.

SpaceX juga sedang menyelesaikan wahana antariksa Crew Dragon kelima. Wakil presiden bidang pembangunan dan keandalan penerbangan SpaceX, Bill Gerstenmaier mengatakan bahwa wahana antariksa tersebut akan siap pada musim gugur ini, dengan rencana awal untuk terbang pada misi Crew-10 pada tahun 2025. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Redaksi
Editor : Ibad Durrohman
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper