Induk TikTok ByteDance Lego Aset Industri Gim, Tencent Berminat

Rahmad Fauzan
Selasa, 9 Januari 2024 | 18:20 WIB
Logo ByteDance Ltd. di kantornya yang berlokasi di Singapura, Jumat (4/8/2023). - Bloomberg/Ore Huiying
Logo ByteDance Ltd. di kantornya yang berlokasi di Singapura, Jumat (4/8/2023). - Bloomberg/Ore Huiying
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemilik TikTok, ByteDance, mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya sedang dalam pembicaraan dengan beberapa calon pembeli aset gimnya. Termasuk, perusahaan video gim terbesar, Tencent.

Pembicaraan sedang berlangsung antara kedua perusahaan, tetapi belum ada kesepakatan yang tercapai, kata juru bicara ByteDance kepada Reuters, seperti dikutip Bisnis.com pada Selasa (9/1/2024).

“ByteDance dan Tencent sedang mendiskusikan kesepakatan yang melibatkan beberapa video game populer yang diterbitkan oleh unit gim milik ByteDance, Nuverse. Termasuk Crystal of Atland dan Earth: Revival,” tulis Reuters.

Sebagai informasi, ByteDance mengatakan akan merombak Nuverse dan mundur dari bisnis gim untuk fokus pada bisnis intinya pada November tahun lalu.

Pernyataan tersebut dikeluarkan 5 tahun setelah perusahaan memulai terobosan besarnya ke pasar video gim global dengan nilai mencapai US$185 miliar.

Terkait dengan langkah ini, ByteDance diberitakan berhenti mengerjakan gim yang belum dirilis dan berencana mendivestasi judul yang sudah diluncurkan.

Selain itu, perusahaan telah mulai mencari pembeli unit gim lainnya, Moonton, yang diakuisisi pada tahun 2021.

Hubungan ByteDance dengan Tencent di bidang gim juga menghangat setelah periode persaingan yang ketat. Sejak Desember 2023, Tencent banyak memanfaatkan jaringan periklanan ByteDance untuk mempromosikan gim terbarunya, Dreamstar.

Dreamstar diharapkan bisa menyaingi gim produksi NetEase sebagai perusahaan competitor, Eggy Party, yang memiliki 100 juta pengguna aktif bulan sepanjang tahun ini.

Menurut laporan DataEye, Tencent mengalokasikan sekitar 38% dari bujet iklan perusahaan dalam promosi yang dilakukan via layanan iklan daring ByteDance, Pangolin, dalam 30 hari terakhir.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rahmad Fauzan
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper