Tumbuh 5 Kali Lipat, RedDoorz Capai BEP saat Tech Winter

Khadijah Shahnaz Fitra
Kamis, 2 Februari 2023 | 09:34 WIB
Karyawan beraktivitas di salah satu penginapan yang menjadi mitra RedDoorz di Jakarta, Selasa (17/9/2019). Bisnis/Arief Hermawan Pnn
Karyawan beraktivitas di salah satu penginapan yang menjadi mitra RedDoorz di Jakarta, Selasa (17/9/2019). Bisnis/Arief Hermawan Pnn
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - RedDoorz, startup platform akomodasi hotel, capai titik impas (break even point/BEP) di tengah adanya tech winter 2022. RedDoorz juga mengeklaim adanya pertumbuhan pendapatan hingga lima kali lipat dibandingkan sebelum pandemi.

Regional VP Marketing RedDoorz, Henry Manampiring mengatakan pada tahun lalu, RedDoorz berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan hingga lima kali lipat dibandingkan sebelum pandemi.

Bukan hanya itu, pada Oktober 2022, RedDoorz Indonesia dan Filipina akhirnya mencapai break even point (BEP). Dengan tercapainya BEP ini, setiap pemasukan yang didapatkan RedDoorz ke depannya akan langsung terhitung sebagai keuntungan.

"Hal ini membuktikan bahwa RedDoorz sebagai perusahaan rintisan berhasil bertahan melewati tech winter, yaitu fase dimana bisnis sektor teknologi mengalami penurunan pertumbuhan dan pendanaan akibat krisis finansial," ujar Henry dalam keterangan resmi, Kamis (2/2/2023).

Dia juga mengatakan berdasarkan data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), pergerakan wisatawan domestik pada 2022 sudah menunjukkan angka yang positif.

Tercatat per November 2022 terdapat 800 juta pergerakan, di atas target yaitu 550 juta pergerakan. Melihat hal ini, RedDoorz merasakan pengaruhnya pada kebangkitan sektor pariwisata.

Menyambut tahun ini, RedDoorz memiliki beberapa strategi dan rencana untuk meningkatkan kinerja bisnis dibandingkan tahun sebelumnya. RedDoorz akan memperbarui sistem loyalty program menjadi lebih sederhana untuk meningkatkan pengalaman pemesanan dan menginap pelanggan.

Selain itu, platform tersebut akan memperkuat jaringan offline reseller, dan bekerja sama dengan lebih banyak property owners untuk menghadirkan RedDoorz di beberapa daerah di Indonesia.

RedDoorz juga menargetkan untuk meningkatkan jumlah properti hingga dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya dan mencapai BEP untuk RedDoorz Southeast Asia pada kuartal IV/2023.

“Dengan dihentikannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat [PPKM] yang membuat masyarakat lebih leluasa untuk bepergian, serta melihat tingkat pemesanan ulang RedDoorz yang mencapai 70 persen, kami optimis dapat mencapai target tersebut,” tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper