Sea Group PHK Karyawan Pengembang Gim Free Fire Garena

Khadijah Shahnaz
Rabu, 7 September 2022 | 15:53 WIB
Game Free Fire./ilustrasi
Game Free Fire./ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sea Group Ltd, kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan, kali ini giliran dari Garena, pengembang gim Free Fire.

Dilansir dari Bloomberg pada Rabu (7/9/2022) , Sea Group melakukan PHK di Garena, lini gim miliknya. Sea Group berencana untuk mengurangi jumlah karyawan di divisi Garena yang paling menguntungkan dan dalam divisi research and development.

Akan ada sekitar 40 karyawan yang terkena PHK dari aplikasi streaming langsung game Booyah!, termasuk dalam tim yang terlibat dalam manajemen produk dan jaminan kualitas.

Perusahaan yang berbasis di Singapura juga akan menutup beberapa usaha eksperimentalnya di unit R&D Sea Labs, di mana Sea Group akan melepaskan sekitar selusin karyawan yang bekerja di berbagai bidang seperti cloud publik dan blockchain.

Belum lama ini pun, Shopee baru saja membatalkan beberapa tawaran pekerjaan di seluruh peran teknologi.

“Kami terus fokus pada kekuatan jangka panjang ekosistem kami. Sejalan dengan ini, kami telah membuat beberapa perubahan untuk meningkatkan efisiensi dalam operasi kami yang berdampak pada sejumlah peran,” kata Sea dalam sebuah pernyataan email.

Bloomberg mengatakan Reuters pertama kali melaporkan adanya PHK di Sea Group ini, sebelumnya Sea Group memiliki 67.300 karyawan pada akhir 2021, dua kali lipat jumlah karyawannya tahun sebelumnya.

Adapun pada Juni lalu, Shopee, e-commerce dan penyokong utama Sea Group, melakukan PHK di kawasan Asia Tenggara dan menutup layanan di beberapa negara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Khadijah Shahnaz
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper