Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini 9 Situs Mesin Pencari Pesaing Google, Gatotkaca Segera Nyusul?

Bisnis.com merangkum 9 situs mesin pencari terkenal di dunia yang menjadi pesaing Google.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 08 Agustus 2022  |  14:48 WIB
Ini 9 Situs Mesin Pencari Pesaing Google, Gatotkaca Segera Nyusul?
Ilustrasi Google. - Antara/Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Baru-baru ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengusulkan Indonesia mesin pencari sendiri dengan nama Gatotkaca dengan harapan bisa menjadi pesaing Google.

Google merupakan mesin pencari atau search engine yang sudah dikenal luas di hampir semua negara. Adapun yang menjadikan Google sebagai mesin pencari paling populer dan terpercaya adalah kualitas hasil pencariannya. Google menggunakan algoritma canggih untuk menyajikan hasil yang paling akurat kepada pengguna.

Namun, ternyata masih banyak layanan serupa yang mungkin belum kita kenal, tetapi masih melayani jutaan permintaan pencarian per hari.

Dikutip dari laman reliablesoft.net, Senin (8/8/2022), terdapat setidaknya 10 layanan search engine yang digunakan pengguna internet di seluruh dunia.

Ini 9 Situs Mesin Pencari Pesaing Google

1. Microsoft Bing

Mesin pencari alternatif terbaik selain Google adalah Microsoft Bing. Pangsa mesin pencari Bing adalah antara 2,83 persen dan 12,31 persen.

Bing merupakan upaya Microsoft dalam menyaingi Google dalam pencarian, tetapi terlepas dari upaya tersebut, mereka masih tidak berhasil meyakinkan pengguna bahwa mesin pencari mereka dapat diandalkan seperti Google. Pangsa pasar mesin pencari Bing selalu rendah meskipun layanan ini jadi mesin pencari default pada PC Windows.

2. Yahoo

Mesin pencari Yahoo menempati posisi ketiga dengan pangsa pasar rata-rata 1 persen. Dari Oktober 2011 hingga Oktober 2015, pencarian Yahoo didukung secara eksklusif oleh Bing.

Pada Oktober 2015 Yahoo setuju dengan Google untuk menyediakan layanan terkait pencarian dan hingga Oktober 2018, hasil Yahoo didukung oleh Google dan Bing.

Pada Oktober 2019, Yahoo! Pencarian sekali lagi disediakan secara eksklusif oleh Bing. Yahoo juga merupakan mesin pencari default untuk browser Firefox di Amerika Serikat (sejak 2014).

3. Baidu

Baidu memiliki pangsa pasar global antara 0,68 persen dan 11,26 persen. Mesin pencari ini didirikan pada 2000 dan paling populer di Cina. Meskipun Baidu dapat diakses di seluruh dunia, layanan ini hanya tersedia dalam bahasa China.

4.Yandex

Yandex, mesin pencari paling populer di Rusia memiliki pangsa pasar global antara 0,5 persen dan 1,16 persen. Menurut Wikipedia, Yandex.ru adalah salah satu dari 10 situs web paling populer di Internet dengan posisi peringkat 8 dalam bahasa Rusia.

Yandex menampilkan dirinya sebagai perusahaan teknologi yang membangun produk dan layanan cerdas yang didukung oleh pembelajaran mesin. Yandex mengoperasikan mesin pencari terbesar di Rusia dengan sekitar 65 persen pangsa pasar di negara itu.

5. DuckDuckGo

Pangsa pasar mesin pencari DuckDuckGo adalah sekitar 0,66 persen. Menurut statistik lalu lintas DuckDuckGo, mereka melayani rata-rata 90 juta pencarian per hari.

Tidak seperti yang diyakini kebanyakan orang, DuckDuckGo tidak memiliki indeks pencarian sendiri (seperti Google dan Bing), tetapi mereka menghasilkan hasil pencariannya menggunakan berbagai sumber.

Dengan kata lain, mereka tidak memiliki data sendiri tetapi bergantung pada sumber lain (seperti Yelp, Bing, Yahoo, StackOverflow) untuk memberikan jawaban atas pertanyaan pengguna.

Ini adalah batasan besar dibandingkan dengan Google yang memiliki serangkaian algoritme untuk menentukan hasil terbaik dari semua situs web yang tersedia di Internet.

Halaman:
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

google mesin pencari kominfo kemenkominfo menkominfo
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top