Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lelang Frekuensi 2,3 GHz, Kunci Adaptasi Jaringan 5G

Asosiasi industri perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) menilai lelang frekuensi 2,3 GHz dapat digunakan operator seluler untuk mendorong adopsi jaringan 5G.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 23 November 2020  |  18:21 WIB
Ilustrasi teknologi 5G. - REUTERS/Yves Herman
Ilustrasi teknologi 5G. - REUTERS/Yves Herman

Bisnis.com, JAKARTA – Ponsel 5G dinilai makin diminati setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membuka lelang penggunaan pita frekuensi radio 2,3 Ghz pada rentang 2.360 - 2.390 Mhz.

Ali Subroto, Ketua Asosiasi industri perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) mengatakan bahwa lelang pita frekuensi radio 2,3 Ghz pada rentang 2.360 - 2.390 Mhz dapat digunakan operator seluler untuk mendorong adopsi jaringan 5G.

“Iya [ponsel 5G marak digunakan] setelah lelang frekuensi dan penerapan 5G di Indonesia sudah terlaksana, karena 5G di frekuensi 2.3 Ghz tidak berbeda banyak dengan 4G,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Senin (23/11/2020).

Lebih lanjut dia menjelaskan pada pemanfaatan pita frekuensi tersebut, 30 MHz pertama akan digunakan untuk Broadband Wireless Access (BWA). Kemudian, 30 MHz kedua dan ketiga secara nasional dioperasikan untuk mobile oleh Smartfren Telkomsel, serta sisanya digunakan untuk USO (komunikasi pedesaan).

Dia melanjutkan bahwa untuk 5G bila di frekuensi 2.3GHz, hanya akan mendapatkan tambahan kapasitas 25 persen dari 4G. Hal ini dikarenakan lebar kanal yang sama dari frekuensi tersebut, tetapi hanya modulasinya yang berbeda di mana 5G menggunakan QAM 1024, sedangkan, 4G di QAM 256.

“Setelah lelang selesai jaringan 5G segera dibangun dan ponsel 5G bisa digunakan. 5G akan terlihat dahsyat, apabila dioperasikan di frekuensi 20 Ghz dan ke atas, karena kanal frekuensi akan bertambah lebar, tetapi infrastruktur berubah total dan investasinya besar,” ujarnya.

Ali pun mengatakan bahwa kebutuhan komunikasi akan terus tumbuh dan sarananya juga akan terus berkembang baik di aspek modulasinya mulai dari 4G, 5G, 6G hingga seterusnya yang menggunakan frekuensi yang lebih tinggi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi teknologi 5G
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top