Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pandemi Covid-19, Penjualan Ponsel Pintar Global Turun Lebih dari 20 Persen

Laporan terbaru yang dirilis oleh perusahaan riset teknologi informasi asal Amerika Serikat (AS), Gartner menyebut bahwa penjualan ponsel pintar global turun 20,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya (Year on Year/YoY).
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  12:02 WIB
Samsung Galaxy Note 20 dan Galaxy Note 20 Ultra.  - Samsung
Samsung Galaxy Note 20 dan Galaxy Note 20 Ultra. - Samsung

Bisnis.com, JAKARTA – Penjualan ponsel pintar global pada kuartal II-2020 mengalami penurunan yang cukup signifikan akibat pandemi Covid-19.

Melansir Engadget pada Rabu (26/8/2020), laporan terbaru yang dirilis oleh perusahaan riset teknologi informasi asal Amerika Serikat (AS), Gartner menyebut bahwa penjualan ponsel pintar global turun 20,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya (Year on Year/YoY). Ponsel pintar yang terjual sepanjang kuartal II-2020 tak lebih dari 295 juta unit.

Menurut Direktur Riset Senior Gartner Anshul Gupta, penutupan pusat berbelanjaan dan gerai ritel, pembatasan perjalanan, serta kecenderungan masyarakat untuk berhemat atau membatasi pengeluaran menjadi penyebab penurunan tersebut.

Dari sederetan pabrikan ponsel pintar, hanya Apple yang bisa dikatakan hampir tak mengalami penurunan. Pasalnya, Apple sepanjang kuartal II-2020 sukses menjual sekitar 38 juta unit iPhone atau hanya turun tipis 0,4 persen (YoY).

Gupta menyebut perusahaan yang bermarkas di Cupertino, AS itu terbantu oleh iPhone SE 2020 yang akhirnya diminati di China dan India. iPhone SE 2020 merupakan iPhone dengan harga terjangkau yang menyasar pasar negara-negara berkembang.

Sementara itu, Samsung selama tiga bulan terakhir harus menghadapi situasi yang lumayan sulit. Perusahaan asal Korea Selatan itu hanya menjual 54 juta unit sepanjang kuartal II-2020 atau menurun 27,1 persen (YoY).

Pabrikan asal China yang selama ini cukup mendominasi penjualan ponsel pintar global, yakni Xiaomi dan Oppo juga tidak jauh lebih baik. Angka penjualan mereka turun masing-masing sebesaar 21,5 persen dan 15,9 persen pada kuartal II-2020 (YoY).

Dari segi wilayah, penurunan penjualan ponsel pintar paling terasa di Asia Selatan. Di kawasan tersebut tercatat terjadi penurunan penjualan ponsel pintar hingga 46 persen (YoY)

India dengan jumlah penduduknya yang sedemikian besar menjadi negara yang memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan penjualan tersebut. Sebelum pandemi, India adalah salah satu negara dengan pertumbuhan penjualan ponsel pintar cukup pesat di dunia.

Keputusan Pemerintah India melakukan karantina wilayah tentunya ikut mempengaruhi penjualan ponsel pintar di negara tersebut sepanjang kuartal II-2020. Empat perusahaan China, yakni Xiaomi, Vivo, Realme, dan Oppo sejauh ini mendominasi penjualan ponsel di negara tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smartphone ponsel
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top