5 Berita Populer Teknologi, Bakal Ada 2 sampai 3 Unicorn Baru dan Aplikasi LinkAja Akan Dongkrak Inklusi Keuangan

Kabar bahwa dalam 2 tahun ke depan bakal ada 2 atau 3 unicorn baru di Indonesia menjadi berita terpopuler di kanal Teknologi Bisnis.com pada hari Selasa (26/2/2019).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  11:29 WIB
5 Berita Populer Teknologi, Bakal Ada 2 sampai 3 Unicorn Baru dan Aplikasi LinkAja Akan Dongkrak Inklusi Keuangan
Ilustrasi - Istimewa

1. Tiga Vertikal Ini Berpeluang Lahirkan Unicorn Baru

Paling tidak dua perusahaan rintisan asal Indonesia berpeluang menembus valuasi US$1 miliar dalam 2 tahun ke depan. Industri dagang-el bakal masih jadi sektor yang paling berpeluang menghasilkan unicorn baru.

Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Ignatius Untung memprediksi Indonesia berpeluang mendapatkan 2—3 unicorn baru dalam 2 tahun mendatang.

Baca selengkapnya di sini.

2. Aplikasi LinkAja Buka Peluang Inklusi Keuangan yang Lebih Luas

Aplikasi LinkAja dinilai dapat membuka peluang inklusi keuangan yang lebih luas sejalan dengan rencana Kementerian BUMN yang tengah berusaha mewujudkan satu layanan keuangan berbasis elektronik.

CFA Director of Institutional Equity Sales CGS-CIMB Securities, Kartika Sutadi menilai penggabungan layanan keuangan berbasis elektronik di bawah Kementerian BUMN merupakan langkah yang baik.

Baca selengkapnya di sini.

3. Huawei Rilis Laptop Matebook X Terbaru di Barcelona

Huawei merilis laptop Matebook X Pro dan Matebook 14 yang diklaim menawarkan performa, kemudahan, dan harga yang lebih baik.

CEO of Huawei Consumer Business Richard Yu mengatakan bahwa Matebook X Pro dibekali dengan prosesor yang lebih cepat, kartu grafis yang telah diperbarui, serta kemudahan koneksi dengan perangkat lain.

Baca selengkapnya di sini.

4. E-Commerce Bangun Logistik Lewat Pengembangan O2O

Pengembangan bisnis online-to-offline (O2O)yang dilakukan perusahaan e-commerce turut berperan dalam memperbaiki sistem logistik nasional.

Bukalapak dan Blibli, misalnya, membangun jaringan gudang untuk mendukung rantai pasok bisnis O2O mereka.

Baca selengkapnya di sini.

5. Cashwagon Platform Pendeteksi Aplikasi Penipuan

Cashwagon sistem yang terdiri dari Artificial Intelligent (AI), Machine Learning dan Big Data diklaim mampu menemukan aplikasi mencurigakan yang dilakukan sindikat untuk menipu.

Menurut CEO PT. Kas Wagon Indonesia Asri Anjarsari dalam siaran persnya, sistem pemrosesan aplikasi Cashwagon memungkinkan untuk melacak pola penjahat dan menetapkan identitas pelaku penipuan dan lokasi mereka berdasarkan jejak digital yang diperoleh.

Baca selengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
e-commerce, aplikasi, StartUp, huawei, Unicorn, LinkAja

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup