Motorola Siapkan US$1,2 miliar Untuk Akuisisi Airwave

Yustinus Andri DP
Minggu, 6 Desember 2015 | 20:18 WIB
Motorola Solution Inc. berencana untuk mengakuisisi Airwave Solution Ltd/ilustrasi-Bloomberg
Motorola Solution Inc. berencana untuk mengakuisisi Airwave Solution Ltd/ilustrasi-Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, ILLINOIS— Salah satu perusahaan gawai terbesar di dunia, Motorola Solution Inc. berencana untuk mengakuisisi perusahaan penyedia jasa telekomunikasi Airwave Solution Ltd.

Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini rencananya ingin mengembangkan bisnis penyedia layanan jasa komunikasi sekaligus peranti lunak pendukung produk-produk gawainya.

Dalam proses akusisi ini, Motorola harus menyediakan dana hingga US$1,2 miliar. Namun demikian, pejabat kedua perusahaan in masih enggan menyebutkan berapa persen nilai saham yang dapat dimiliki Motorola usai melakukan aksi korporasi ini.

Airwave sendiri saat ini saham terbesarnya dimiliki oleh Macquarie Group Ltd sejak 2007. Status kepemilikian mayoritas Macquarie Group atas Airwave dilakukan setelah perusahaan tersebut menebus mahar kepemilikan terbesar, mencapai 1,9 miliar poundsterling.

Motorola sendiri tertarik melakukan pembelian ini karena Airwave telah beroperasi dengan memanfaatkan teknologi penyedia jarigan yang telah diveifikasi di Eropa, yakni TETRA. Kelebihan yang dimiliki oleh perusaahaan berbasis di Inggris inilah yang menjadi daya tarik Motorola untuk melebarkan bisnisnya di Eropa.

Dari total dana yang dilakukan untuk mengakusisi Airwave ini, 700 juta poundsterling akan dibayar Motorola secara tunai. Sementara itu sisanya sebesar 64 juta poundsterling akan dicicil hingga November 2018.

Dana yang digunakan untuk aksi korporasi ini, menurut pernyataan resmi Motorola akan didapat dari proses utang bank dan kas internal perusaahaan. "Airwave terbukti memiliki layanan yang menarik, inovatif, dan menjanjikan di Eropa" tutur juru bicara Motorola Kurt Ebenhoch, seperti dikutip Bloomberg.

Keputusan Motorolan ini semakin memperpanjang catatan ekspansi bisnis perusahaan asal Amerika Utara ke Inggris Raya. Dari survei yang dilakukan oleh Bloomberg, perusahaan asal Amerika Utara telah menyalurkan dana US$ 96 miliar guna membeli perusahaan-perusahaan asal Inggris.

Hal ini merupakan langkah perusahaan dari wilayah tersebut untuk mendorong pertumbuhan bisnis dari luar daerahnya sendiri. Motorola sendiri menilai, aksi ini akan meningkatkan pendapatan perusahaan pada semester pertama 2016.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper