Tahun Ini, IndiHome Fokus Jual Produk Kecepatan 50 Mbps

Anitana Widya Puspa
Rabu, 21 Februari 2024 | 08:41 WIB
Mulai 1 Juli 2023, secara legal IndiHome akan resmi berada dalam pengelolaan Telkomsel/Dok. Telkomsel
Mulai 1 Juli 2023, secara legal IndiHome akan resmi berada dalam pengelolaan Telkomsel/Dok. Telkomsel
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Indihome, salah satu Internet Service Provider (ISP) berfokus melakukan penjualan secara agresif untuk produk dengan kecepatan internet di atas 50 Mbps pada tahun ini.

VP Home Broadband and FMC Consumer Marketing Telkomsel Juliana mengatakan Telkomsel akan mendorong keberlanjutan bisnis IndiHome dengan menempatkan pelanggan sebagai fokus utama. Dengan demikian, perseroan akan memprioritaskan pelayanan pelanggan dan meresponsnya dengan layanan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih andal.

Dia meyakini dengan memberikan pengalaman pelanggan, perseroan masih dapat mempertahankan loyalitas pelanggan, tetapi juga memperkuat hubungan yang erat dengan mereka, melalui penawaran layanan IndiHome yang lebih berkualitas.

“Pada 2024 ini, Telkomsel lewat IndiHome, fokus pada aggressive selling untuk kecepatam internet di atas 50 Mbps,” ujarnya kepada Bisnis, dikutip, Rabu (21/2/2024).

Dia meyakini dengan strategi solusi konektivitas yang andal, pilihan penawaran produk yang lebih lengkap, dan pelayanan pelanggan yang unggul, dapat menarik lebih banyak pelanggan baru dan semakin mempertahankan pelanggan yang ada.

“Kuncinya konsisten menghadirkan layanan konektivitas memberikan keandalan, kecepatan, dan kualitas layanan internet yang melebihi ekspektasi pelanggan,” imbuhnya.

Dari sisi teknologi, Telkomsel akan menerapkan teknologi Wavelength Division Multiplexing atau WDM yang lebih efisien dan selaras dengan optimalisasi pemanfaatan gelaran serat optik yang juga bisa dimanfaatkan untuk teknologi 5G.

Terhitung sejak 1 Juli 2023, IndiHome telah memasuki babak baru dalam perkembangan bisnis jaringan internet di Indonesia, di mana bisnis IndiHome telah diintegrasikan ke Telkomsel sebagai operator penyedia layangan Fixed Mobile Convergency (FMC) di Indonesia. Penggabungan ini, sebutnya, juga dibarengi dengan semakin tumbuhnya permintaan aktivasi layanan IndiHome di sejumlah wilayah dan masih sejalan dengan target pencapaian bisnis layanan konvergensi yang telah dicanangkan.

Dia memaparkan hingga akhir 2023, layanan IndiHome sudah hadir di 507 kota/kabupaten di seluruh Indonesia, dengan total jumlah pelanggan fixed broadband di Indonesia mencapai 8,5 juta pelanggan.

Saat ini, lanjutnya, Telkom Group bersama pemerintah kini juga terus berupaya melanjutkan dan merealisasikan program Palapa Ring yang merupakan proyek pembangunan infrastruktur jaringan tulang punggung serat optik nasional untuk mewujudkan pemerataan akses pita lebar (broadband) di seluruh wilayah Indonesia.

Dia optimistis, rencana tersebut bisa berdampak kepada penguatan dan pemanfaatan ekosistem digital yang dapat membuka banyak peluang bagi masyarakat luas secara merata. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper