9 Aplikasi Ojek Online yang Tutup di Tengah Rivalitas Gojek vs Grab

Redaksi
Selasa, 19 Desember 2023 | 09:59 WIB
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan Mayestik, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pasar ojek online di Indonesia sempat sangat ramai 8 tahun lalu. Di tengah persaingan ketat antara Gojek dan Grab saat itu, terdapat beberapa aplikasi ojek online yang mengincar pasar tertentu. Sayangnya, aplikasi-aplikasi tersebut telah tutup karena kalah bersaing. 

Salah satu raksasa transportasi asal Amerika Serikat,Uber, hengkang dari Indonesia karena kalah bersaing dengan Gojek dan Grab Tanah Air. Selain Uber, beberapa aplikasi ojol lainnya juga mengalami kebangkrutan. Anda mungkin salah satu pengguna layanan tersebut.

Berikut adalah daftar perusahaan transportasi online yang satu per satu tak terdengar namanya di RI, simak dibawah ini:

1. OjekArgo

OjekArgo berbeda dengan aplikasi lain, sebelumnya pelanggan yang menggunakan layanan trip sharing ini hanya perlu menginstal aplikasi dan tidak perlu mendaftar atau membuat akun pada aplikasi. OjekArgo sudah tidak aktif sejak tahun 2017 untuk sebab yang tidak diketahui.

2. Ojesy

Ojesy merupakan layanan ojek online untuk wanita yang menganut sistem syar’i. Ojesy didirikan oleh Evilita Adriani dan Reza Zamir di Surabaya, Jawa Timur, dengan nama perusahaan Ojek Syar'i Surabaya, pada 10 Maret 2015.

Ojesy menyasar pasar seluruh perempuan dan anak-anak, termasuk non-Muslim. Ojesy tetap melayani pengguna pria dengan syarat usianya tidak lebih dari 8 tahun  Sayangnya, Ojesy hanya mampu bertahan selama 4 tahun. 

Pada penghujung tahun 2019, Ojesy akhirnya mengibarkan bendera putih. Mereka mundur karena model bisnisnya kontraproduktif terhadap perusahaan.

Pengemudi Ojesy
Pengemudi Ojesy

3. Bangjek

Bangjek adalah Aplikasi yang dikembangkan prilude studio untuk menyediakan Jasa Antar Jemput Pelanggan, Pesan makanan, Pengiriman Paket, Online Shop, dan lain-lain. Tidak jauh berbeda dengan Gojek dan Grab, Bangjek akhirnya tutup.

4. Call Jack

Call Jack cukup unik. Di Indonesia, mereka menjadi transportasi motor yang pertama kali menggunakan Argometer, dengan ciri khasnya jaket kuning dan helm. 

Call Jack merupakan aplikasi ride hailing lokal asal Yogyakarta yang sudah berdiri sejak 9 Desember 2010 O'Jack Taxi Motor atau Call Jack (CV. Hoki Project).  Aplikasi ini memiliki fitur Calljack dan O'Jack untuk menandingi Gojek dan Grab. Sayangnya nama Aplikasi Call Jack terpaksa menyerah dan tutup layaknya hilang bak ditelan bumi.

Halaman:
  1. 1
  2. 2

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Redaksi
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper