Duh! Asteroid Seukuran Menara Pisa Bakal Tabrak Bumi 2046, Picu Ledakan 12 Megaton

Mia Chitra Dinisari
Kamis, 9 Maret 2023 | 13:30 WIB
Asteroid menuju bumi
Asteroid menuju bumi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - NASA memperingatkan adanya asteroid seukuran Menara Miring Pisa dapat menghantam Bumi pada Hari Valentine 2046.

Asteroid yang diberi nama 2023 DW itu, memiliki peluang satu banding 560 untuk menabrak bumi pada 14 Februari pukul 16:44 ET.

Namun, belum diketahui dimana dia akan jatuh.

Zona yang diprediksi menjadi sasaran, membentang dari Samudra Hindia hingga Samudra Pasifik dan barat hingga pantai timur AS dengan kemungkinan Los Angeles, Hawaii, dan Washington DC.

Tabrakan 165 kaki 2023 DW dengan planet kita akan sebanding dengan peristiwa Tunguska 12 megaton yang menabrak Siberia 114 tahun lalu.

Asteroid setinggi 160 kaki ini menyebabkan ledakan nuklir yang akan menghancurkan area metropolitan yang luas tetapi mendarat di hutan, meratakan lebih dari 80 juta pohon.

NASA mencatat bahwa 'diperlukan beberapa minggu data untuk mengurangi ketidakpastian dan memprediksi orbitnya secara memadai bertahun-tahun ke depan.'

Probabilitas asteroid menabrak Bumi telah berubah selama seminggu terakhir.

Pada tanggal 1 Maret, seorang astronom Italia bersama NASA menunjukkan peluang satu banding 1.2000, tetapi peluangnya meningkat sehari kemudian menjadi satu banding 710 - dan sekarang ada satu banding 560.

Pada 7 Maret 2023, analisis orbitnya hanya 62 pengamatan yang mencakup 6,8487 hari hingga 4 Maret 2023.

2023 DW saat ini berada di puncak Daftar Risiko NASA dengan 1 skala Torino – artinya tidak ada alasan untuk perhatian publik saat ini.

'Penemuan rutin di mana lintasan di dekat Bumi diperkirakan tidak menimbulkan tingkat bahaya yang tidak biasa,' demikian deskripsi pada skala Torino.

'Perhitungan saat ini menunjukkan kemungkinan tabrakan sangat tidak mungkin tanpa alasan untuk perhatian publik atau perhatian publik. Pengamatan teleskopik baru kemungkinan besar akan mengarah pada penugasan ulang ke Level 0.'

"Analis orbit akan terus memantau asteroid 2023 DW dan memperbarui prediksi saat lebih banyak data masuk," cuit NASA.

Sementara 2023 DW duduk di 1, bisa mencapai 10, diberi label 'Tabrakan Tertentu.'

'Tabrakan pasti, mampu menyebabkan bencana iklim global yang dapat mengancam masa depan peradaban seperti yang kita ketahui, baik yang berdampak pada daratan atau lautan,' bunyi deskripsi tersebut.

'Peristiwa semacam itu terjadi rata-rata sekali per 100.000 tahun, atau kurang sering.'

Namun, NASA mencatat akan memperingatkan publik jika DW 2023 mencapai skala 3.

Dilansir dari Livescience, dampak langsung dari batu semacam itu tidak akan menjadi bencana besar seperti asteroid pembunuh dinosaurus selebar 7,5 mil (12 kilometer) yang jatuh ke Bumi 66 juta tahun yang lalu.

Namun, DW 2023 masih dapat menyebabkan kerusakan parah jika mendarat di dekat kota besar atau daerah berpenduduk padat.

Sebuah meteor kurang dari setengah ukuran DW 2023 meledak di atas Chelyabinsk, Rusia, pada tahun 2013, menghasilkan gelombang kejut yang merusak ribuan bangunan dan melukai sekitar 1.500 orang.

Sementara dampak dengan DW 2023 sangat tidak mungkin, para ilmuwan dengan cepat mengembangkan metode untuk melindungi Bumi dari asteroid yang berpotensi berbahaya seperti ini.

Pekan lalu, para ilmuwan NASA menerbitkan empat studi yang mengonfirmasi bahwa misi Double Asteroid Redirection Test (DART) telah berhasil mengubah lintasan asteroid kecil setelah menabrakkan pesawat ruang angkasa langsung ke dalamnya.

Misi tindak lanjut saat ini sedang dikerjakan untuk lebih mengasah keefektifan teknik pertahanan planet ini.

Dampak signifikan terakhir terjadi pada 15 Februari 2013, yang dikenal sebagai Chelyabinsk.

2023 DW sendiri berukuran lebih dari dua kali lipat dari asteroid yang menabrak Chelyabinsk

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper