Menkominfo: DEMM 2022, Tentukan Nasib Ruang Digital Global

Rio Sandy Pradana
Kamis, 1 September 2022 | 09:32 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate sebelum membuka Digital Economy Ministers' Meeting (DEMM) 2022, Kamis (1/9/2022)./ Bisnis - Rio Sandy P.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate sebelum membuka Digital Economy Ministers' Meeting (DEMM) 2022, Kamis (1/9/2022)./ Bisnis - Rio Sandy P.
Bagikan

Bisnis.com, NUSA DUA - Hasil pertemuan Digital Economy Ministers' Meeting (DEMM) 2022 bakal menentukan dan  arah menjadi pembangunan ruang digital global.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan telah bertemu dengan para delegasi 4th Digital Economy Working Group (DEWG) 2022 untuk memastikan pertemuan DEMM bisa berjalan lancar. Rencananya, pertemuan tersebut akan tuntas pada sore ini.

"Saya kira hasil pertemuan DEMM hari ini sangat diperhatikan dunia, karena menentukan ke mana arah pembangunan ruang digital global," kata Johnny, Kamis (1/9/2022).

Dia menambahkan pertemuan DEMM tidak hanya untuk kepentingan digital negara anggota G20. Namun, menjadi perhatian negara-negara non-anggota G20.

Sebelumnya, Johnny mengadakan pertemuan bilateral dengan 12 negara dan 2 lembaga sebagai persiapan sebelum mengadakan DEMM.

Negara yang menjadi peserta pertemuan bilateral dengan Menkominfo antara lain, Argentina, Afrika Selatan, Jerman, Kanada, Singapura, Kamboja, India, Jepang, Inggris, Belanda, Spanyol, dan Australia.

Selain itu, dua lembaga yang juga ikut dalam pertemuan bilateral adalah United Nation Economic and Social Commision for Asia and the Pasific (ESCAP) dan International Telecommunication Union (ITU).

Dalam pertemuan bilateral tersebut, sejumlah isu yang dibahas antara lain soal tenaga kerja di sektor digital, startup, literasi digital, aliran data lintas batas, UMKM, data pribadi, dan talenta digital.

Adapun, agenda pertemuan 4th DEWG 2022 membahas mengenai rancangan deklarasi dari para delegasi G20 dalam sebuah dokumen bernama Paket Bali (Bali Package).

Selanjutnya, dokumen Paket Bali akan kembali dibahas untuk finalisasi oleh para anggota G20 dalam Digital Economy Ministers Meeting (DEMM) pada 1 September 2022.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper