Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Desty Raih Pendanaan Rp71,3 Miliar, Targetkan 1 Juta Penjual

Desty berhasil meraih pendanaan hingga Rp71,3 miliar dengan target mempunyai 1 juta penjual.
Ahmad Thovan Sugandi
Ahmad Thovan Sugandi - Bisnis.com 27 November 2021  |  14:59 WIB
Ilustrasi startup. - olpreneur.com
Ilustrasi startup. - olpreneur.com

Bisnis.com, JAKARTA - Desty startup lokal penyedia platform yang memberikan solusi e-commerce, telah meraih pendanaan pra-seri A lanjutan senilai US$5 juta (sekitar Rp71,3 miliar) yang dipimpin oleh East Ventures dengan partisipasi dari Jungle Ventures dan investor terdahulu, yaitu Fosun RZ dan January Capital.

Co-Founder dan CEO Desty Mulyono Xu menyebut, Desty lahir saat Covid-19 masuk ke Indonesia dan digitalisasi terjadi secara masif. Dalam waktu dekat perusahaan tersebut akan menargetkan mempunyai 1 juta kreator dan penjual.

"Beberapa penjual utama kami menjadikan Desty sebagai channel penjualan utama mereka dibandingkan dengan marketplace lain,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (27/11/2021).

Dia menjelaskan ana tersebut merupakan tambahan yang diberikan investor setelah Desty meraih US$3,2 juta (sekitar Rp46 miliar) dalam ronde pra-seri A yang dipimpin oleh 5Y Capital pada Juli 2021. Desty akan menggunakan dana tersebut untuk mempercepat pengembangan produk dan akuisisi penjual (merchant) serta meluncurkan produk-produk inovatif dalam beberapa bulan ke depan.

Mulyono mengatakam saat ini Desty telah berkembang pesat dengan fokus hyperlocal pada model bisnis dan penawaran produknya. Desty menawarkan platform yang mudah digunakan, yaitu Desty Page dan DestyStore.

Bagi pengguna platform tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan eksistensi dan bisnis mereka di ekosistem digital. Platform Desty menyediakan fitur, layanan, dan aplikasi, yang sebagian besar gratis. Adapun pengguna dapat membuat landing page hanya dalam 5 menit.

Mulyono menyebut semakin banyak penjual online yang paham teknologi karena keharusan menggunakan sarana digital untuk berinteraksi dengan pelanggan. Hal itu membuat sektor e-commerce Indonesia mengalami pertumbuhan GMV (Gross Merchandise Value) dua digit akibat pandemi Covid-19 hingga mencapai US$52 miliar, dan diproyeksikan tumbuh hingga US$104 miliar pada 2025.

Dengan peluang besar tersebut, Desty telah mengalami pertumbuhan traffic dan GMV yang kuat masing- masing 60 persen dan 50 persen (bulan ke bulan) selama 6 bulan terakhir.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top