Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rencana IPO Startup, Ekonom: Iklim Terus Membaik

Beberapa startup yang telah membuka rencananya untuk melakukan IPO dinilai menjadi salah satu indikator iklim bisnis telah membaik.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  17:29 WIB
Ilustrasi - Istimewa
Ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pemodal melihat angin segar lantaran makin gencarnya pemain startup Indonesia untuk menawarkan saham perdana alias initial public offering (IPO) sebagai opsi dari exit strategy.

CEO BRI Ventures Nicko Widjaja mengatakan langkah startup tersebut harus dijawab oleh pemodal agar lebih jeli melihat tren ekonomi dan sektor mana yang paling menjanjikan.

“Dengan berita IPO yang terus dimasifkan startup mengartikan iklim [startup] terus membaik. Tentunya bagi pemodal ventura akan sangat baik sekali karena kami bisa melihat ada ujung atau end games dari siklus startup,” ujarnya melalui diskusi virtual, Rabu (9/6/2021).

Penyebabnya, Nicko menjelaskan bahwa sejak awal alasan berinvestasinya pemodal lantaran menginginkan setiap startup melakukan skalabilitas dan operasional yang efisien sehingga mereka dapat melantai di bursa di mana ketika akuntabilitasnya makin tinggi opsi pendanaan menjadi tidak terbatas.

“Akhirnya, bagi investor menjadi sinyal yang baik sekali, saat ini kita memasuki tahun ke 10 atau ke 11 dari industri startup sehingga kami ingin melihat peluang ke depan. Selain optimisme di pasar ketika melantai di bursa merupakan momen of truth bagi semuanya pasar, startup, dan investor,” katanya.

Nicko pun mengatakan bahwa opsi IPO memiliki manfaat lebih baik dibandingkan Merger dan Akuisisi (M&A), karena menurutnya langka tersebut lebih tidak rasional dan bagi pemodal menuai ragam pro dan kontra.

“Untuk opsi M&A dari investor banyak pro dan kontra di mana pricingnya tidak didasari oleh sebuah audit atau fundamental rigid tetapi lebih ke alasan strategis, sehingga IPO menjadi langkah next level dari sebuah exit apakah perusahan tersebut baik atau tidak,” ujarnya.

Senada, CEO Mandiri Capital Indonesia (MCI) Eddi Danusaputro mengatakan opsi IPO akan makin diminati oleh startup, antara lain karena perusahaan bisa lebih menentukan roadmap atau timeline, sedangkan opsi M&A ada faktor bergantung pada pihak lain.

Menurutnya, hal ini akan menyehatkan iklim pendanaan. Bahkan, tidak hanya dari sisi IPO tetapi secara umum karena diproyeksikan ekonomi menjadi terus membaik, di mana kemudian startup akan makin ketat dalam persaingannya untuk mendapatkan pendanaan.

“Bukan persaingan head to head. Namun, startups akan lakukan fund raising baik secara private maupun IPO. Sedangkan, jumlah investor [dan dana investor] mungkin terbatas. Jadi, mereka harus pintar membuat investor tertarik,” tutur Eddi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top