Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siap-Siap! Indosat dan XL Kompak Kurangi Jaringan 3G

Dua operator seluler, Indosat dan XL Axiata kompak mengurangi BTS 3G dengan alasan efisiensi spektrum frekuensi.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 18 November 2020  |  16:41 WIB
Teknisi memasang prangkat base transceiver station (BTS) disalah satu tower di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3 - 2020).
Teknisi memasang prangkat base transceiver station (BTS) disalah satu tower di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indosat Tbk. (ISAT) dan PT XL Axiata Tbk, (EXCL) kompak memangkas jumlah Base Transceiver Station (BTS) 3G pada kuartal III/2020. Hal tersebut dilakukan untuk menghemat spektrum yang dimiliki di tengah kebutuhan layanan data yang makin tinggi.

VP Head of Strategic Communication Indosat, Adrian Prasanto mengatakan bahwa sebagai operator seluler, salah satu sumber daya terpenting adalah spektrum frekuensi. Dengan pertumbuhan kebutuhan layanan data yang selalu meningkat, Indosat bakal terus berupaya untuk mengoptimalkan spektrum frekuensi yang dimiliki.

“Termasuk untuk mengatur kembali penggunaannya di antara jaringan 2G, 3G dan 4G. Tentu saja semua itu dilakukan dengan tetap menjaga kualitas layanan di semua jaringan,” kata Adrian kepada Bisnis.com, beberapa waktu lalu.

Sekadar catatan, pada kuartal III/2020, Indosat mengoperasikan 31.296 BTS 3G, berkurang 14.106 BTS dibandingkan dengan kuartal II/2020 yang berjumlah 45.402 BTS.

Penurunan jumlah BTS 3G ini melanjutkan tren yang sudah terjadi sejak kuartal II lalu. Saat itu, jumlah BTS 3G Indosat dari kuartal I/2020 menuju kuartal II/2020 berkurang sekitar 5.617 BTS 3G.

Senada, PT XL Axiata Tbk, juga memangkas jumlah BTS 3G yang dimilikinya. Pada kuartal III/2020 jumlah BTS 3G XL Axiata sebanyak 53.513 BTS 3G, berkurang 533 BTS.

XL Axiata menjelaskan bahwa berkurangnya jumlah BTS 3G disebabkan peralihan BTS 3G ke 4G di sejumlah titik.

“Dialihkan ke 4G. XL Fokus 4G karena jaringan 4G lebih efisien,” kata Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa.

Darmayusa menambahkan pembangunan jaringan data --terutama 4G -- tetap menjadi fokus utama XL Axiata saat ini dan kedepannya.

Adanya penambahan 470 BTS 2G di kuartal III/2020 dibandingkan kuartal sebelumnya, sebagai upaya untuk merespons kebutuhan masyarakat terutama di wilayah-wilayah terpencil di luar Jawa yang menjadi bagian dari penetrasi XL Axiata.

“Banyak dari masyarakat di wilayah tersebut masih mengandalkan layanan voice tradisional,” kata Darmayusa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

xl axiata telekomunikasi indosat operator seluler
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top