Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tak Hanya Menghibur, Ini Tiga Manfaat Lain Bermain Games

Game sebagai industri multi-miliar nyatanya mampu mengubah persepsi masyarakat.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 24 September 2020  |  10:35 WIB
Para gamer mencoba versi beta gim video
Para gamer mencoba versi beta gim video

Bisnis.com, JAKARTA -- Tendensi anak muda yang menghabiskan waktunya untuk bermain game seringkali membuat para orang tua khawatir. Namun, beberapa insights terbaru menunjukkan data menarik yang dapat membantu kita, khususnya orang tua, untuk melihat lebih dekat dan mengubah stigma negatif tentang fenomena bermain game yang selama ini melekat di masyarakat.

Menurut laporan dari perusahaan analitik esports dan gaming Newzoo, market game global diperkirakan akan menghasilkan pendapatan sebesar US$159,3 miliar pada 2020. Pada periode yang sama, pendapatan market game di kawasan Asia-Pasifik diprediksi mencapai US$78,4 atau naik 9,3 persen secara y-o-y (year on year). Dengan persentase tersebut, artinya kawasan Asia-Pasifik akan mendominasi hampir setengah dari seluruh pendapatan global.

Seiring dengan perkembangan industri game, kini ada banyak peluang baru yang bermunculan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin berprofesi menjadi seorang gamer.

Jika ditarik mundur ke belakang, mayoritas anak remaja yang ditanya, “Cita-citanya mau jadi apa?” akan menjawab antara dokter, pilot, guru, atau mungkin presiden. Kecenderungan tersebut mulai bergeser di mana anak remaja saat ini banyak yang berkeinginan untuk menjadi gamer profesional, game designer, game play tester atau influencer. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang sudah berhasil mencapai mimpinya dan sukses di usia muda.

Tak dapat dipungkiri, game sebagai industri multi-miliar nyatanya mampu mengubah persepsi masyarakat. Tak hanya menghibur, bermain game juga bisa mendatangkan manfaat yang lebih besar. Berikut keuntungan lainnya ketika menjadi gamer

1. Dapat segudang teman baru

Masa pembatasan ini tentu membuat kita jadi anak rumahan. Dulu, anak rumahan identik dengan kesan penyendiri dan enggak gaul terutama mereka yang suka main game. Kini hal tersebut terbukti berbeda dari kenyataannya.

Di balik kesendirian yang terlihat dengan kasat mata, para gamer sesungguhnya memiliki banyak teman berkat akses pertemanan yang luas juga tak terhalang jarak dan waktu. Terlebih, saat ini para gamer sudah banyak yang melebarkan sayapnya ke media sosial untuk mengekspresikan diri dan melakukan interaksi sosial ke lebih banyak orang.

2. Bantu sempurnakan ilmu akademis

Zaman sekarang, belajar tidak terbatas hanya dari buku atau mengikuti sistem pembelajaran di sekolah.

Gamer dan influencer menjadi contoh nyata yang berhasil berkembang dan meraih kesuksesan melalui jalur yang tidak dipelajari di sekolah. Lalu, apakah jadi gamer dan influencer tetap perlu belajar? Apakah pelajar boleh main game dan membuat konten layaknya gamer dan influencer? Jawaban untuk keduanya, tentu saja!

Faktanya, bermain game dan membuat konten dapat melengkapi pembelajaran akademis yang membantu perkembangan seseorang dalam berbagai hal.

Misalnya, secara tidak sadar mempelajari bahasa inggris saat bermain game, atau lambat laun mengerti cara mengatur strategi dan mengambil keputusan untuk menang dalam game atau memenangkan hati penggemar dalam konteks influencer. Oleh karena itu, semua kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif asal dilakukan dengan proporsi yang tepat.

3. Hiburan di masa karantina, anti stres

Tak dapat dipungkiri, kehadiran pandemi berdampak pada kehidupan sehari-hari, salah satunya membatasi ruang gerak masyarakat. Dengan kondisi saat ini, banyak orang memilih untuk bermain game sebagai tempat pelarian untuk mengisi waktu luang. Jauh sebelum kehadiran pandemi, bermain game selalu menjadi salah satu jurus ampuh untuk menghilangkan stres dan mengembalikan suasana hati.

Memberikan dampak yang semakin signifikan, game merupakan industri dengan cakupan yang luas di game mampu beradaptasi dengan berbagai aspek dan semakin relevan di era kenormalan baru saat ini.

Salah satu buktinya adalah platform pembuatan video pendek global terkemuka Likee yang kembali bekerja sama dengan game multiplayer online battle arena (MOBA) populer, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) untuk menghadirkan challenge #BeyondLegendsHeroes bagi para gamer dan pengguna.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

game aplikasi games PUBG
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top