Pentagon Akan Bentuk Satuan Tugas Khusus untuk Menyelidiki UFO

Syaiful Millah
Jumat, 14 Agustus 2020 | 11:48 WIB
Komplek Pentagon di Washington, AS, tampak dari atas pesawat Air Force One, 29 Maret 2018./REUTERS-Yuri Gripas - RC125AF3E6D0
Komplek Pentagon di Washington, AS, tampak dari atas pesawat Air Force One, 29 Maret 2018./REUTERS-Yuri Gripas - RC125AF3E6D0
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pentagon dilaporkan sedang membentuk satuan tugas baru yang bertugas menyelidiki UFO, yang telah diamati oleh pesawat militer Amerika Serikat.

Dilansir dari CNN, Jumat (14/8) para pejabat yang memberikan informasi tersebut menyatakan bahwa Wakil Menteri Pertahanan AS David Norquist akan membantu mengawasi satuan anyar itu, yang diharapkan akan diresmikan dalam beberapa hari mendatang.

Upaya sebelumnya untuk mengamati lebih jauh tentang objek yang disebut dengan Unidentified Flying Object atau fenomena udara tak teridentifikasi telah dilakukan dan dipimpin oleh Angkatan Laut AS lantaran banyak kejadian terekam melibatkan pesawat dari angkatan tersebut.

Anggota kongres dan pejabat Pentagon sudah lama menyatakan keprihatinan mereka terkait munculnya pesawat tak dikenal yang terbang melintas di atas pangkal militer AS. Tidak ada konsensus tentang asal usul pesawat misterius tersebut.

Selanjutnya, Komite Intelijen Senat memberikan suara pada bulan Juni agar Pentagon dan komunitas Intelijen memberikan analisis publik tentang penemuan tersebut, menyusul rilis resmi Pentagon dari tiga video pendek yang menunjukkan pesawat tersebut.

“Kami memiliki hal-hal yang melayang di atas pangkalan militer dan tempat-tempat di mana kami melakukan latihan. Kami tidak tahu apa itu dan itu bukan milik kami, jadi itu pertanyaan yang sah untuk ditanyakan,” kata Marco Rubio, ketua komite tersebut.

Adapun, video yang dirilis oleh Pentagon menunjukkan benda terbang tak dikenal yang bergerak cepat saat direkam oleh kamera inframerah. Dua video berisi anggota layanan yang bereaksi dengan kagum pada seberapa cepat objek bergerak.

Pada April lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebutkan bahwa rekaman itu adalah video yang luar biasa dan dia merasa kagum dengan apa yang disaksikannya. Sementara pada Mei, CNN memperoleh informasi yang merinci pertemuan antara Angkatan Laut AS dan fenomena udara tak dikenal.

Video Angkatan Laut pertama kali dirilis pada Desember 2017 dan Maret 2018 oleh To The Stars Academy of Arts & Sciences, sebuah perusahaan yang didirikan oleh mantan musisi Blink Tom DeLonge. Mereka diketahui mempelajari informasi tentang fenomena udara tak dikenal ini.

Pentagon juga sebelumnya telah mempelajari rekaman pertemuan udara dengan objek yang tak diketahui, sebagai bagian dari program rahasia. Mantan kepala program itu, Luis Elizondo mengatakan kepada CNN pada 2017 lalu bahwa secara pribadi dia percaya bahwa manusia tak sendirian di alam semesta ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Syaiful Millah
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper