Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

US Navy Tangkap Rekaman Video Pesawat Misterius Diduga UFO

Juru bicara Pentagon Sue Gough mengungkapkan pejabat departemen pertahanan memutuskan untuk mengeluarkan video tersebut setelah menentukan bahwa rekaman itu tidak mengungkapkan kemampuan atau sistem sensitif militer Paman Sam.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 28 April 2020  |  12:09 WIB
Rekaman obyel diduga UFO
Rekaman obyel diduga UFO

Bisnis.com, JAKARTA—U.S. Navy mendeklasifikasi dan membagikan secara daring tiga video interaksi militer Udara dengan UFO. Sebelumnya, grup peneliti UFO mengeluarkan 3 video interaksi militer angkatan udara tersebut tanpa izin.

Dilansir dari livescience.com, Juru bicara Pentagon Sue Gough mengungkapkan pejabat departemen pertahanan memutuskan untuk mengeluarkan video tersebut setelah menentukan bahwa rekaman itu tidak mengungkapkan kemampuan atau sistem sensitif militer Paman Sam.

“Tidak melanggar investigasi berikutnya tentang serangan ruang udara militer oleh fenomena udara tidak dikenal,” katanya pada Selasa (28/4/2020).

U.S. Navy mengakui bahwa para pilotnya mendapati apa yang mereka sebut sebagai fenomena udara yang tidak dikenal dalam mengeluarkan video-video tersebut.

3 video interaksi militer dengan judul FLIR, GOFAST, dan GIMBAL tersebut muncul untuk pertama kalinya di laman Naval Air Systems Command. Kini, masyarakat dapat mengunduh video tersebut melalui Freedom of Information Act.

Tiga penampakan yang terjadi pada November 2004 dan Januari 2015 direkam oleh pilot tempur F/ A-18 Hornet selama latihan militer di wilayah udara terbatas.

Dalam video tersebut terlihat bahwa pesawat misterius yang terekam oleh pilot U.S. Navy bertahun-tahun lalu tidak memiliki sayap. Kemudian, pesawat tersebut juga mampu bergerak dengan kecepatan hipersonik, dan tanpa mesin penggerak yang terlihat. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ufo elektronk angkatan laut
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top