Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pandemi Covid-19 Dorong Kenaikan Trafik Data hingga 25 Persen

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebut pandemi telah meningkatkan trafik data hingga 25 persen kendati masih dalam tahap normal.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  15:12 WIB
Guru memberikan materi saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada siswa baru secara daring di SMA Negeri 8 Jakarta, Senin (13/7/2020). Kegiatan MPLS dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sekolah tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah. ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga
Guru memberikan materi saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada siswa baru secara daring di SMA Negeri 8 Jakarta, Senin (13/7/2020). Kegiatan MPLS dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sekolah tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah. ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA – Kegiatan belajar mengajar dan bekerja yang digelar dalam jaringan (online) selama pandemi membuat lalu lintas data melesat tajam.

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jamalul Izza mengatakan bahwa selama pembatasan sosial skala besar diterapkan terjadi kenaikan lalu lintas data sekitar 20 sampai 25 persen.

Meski demikian, kata Jamal, lonjakan lalu lintas data tersebut dinilai masih dalam kondisi normal. Perusahaan penyedia jasa masih dapat menampung lonjakan itu.

“Tantangan nya bagaimana kita harus tetap bisa menjaga kualitas dan kestabilan jalur internet ini terutama saat jam jam sibu,” kata Jamal kepada Bisnis.com, beberapa waktu lalu.

Kenaikan data trafik juga diakui oleh PT XL Axiata Tbk dan PT Indosat Tbk. Keduanya melakukan sejumlah cara untuk menampung lonjakan lalu lintas data.

XL menambah kapasitas dan perluasan jaringan di 4.000 – 6.000 titik di berbagai wilayah mengikuti perkembangan peningkatan trafik harian, khususnya wilayah residensial.

Di beberapa tempat darurat seperti rumah sakit, XL Axiata menyediakan 35 Mobile BTS untuk mendukung jaringan di Rumah Sakit Rujukan dan Rumah sakit Darurat.

Sementara itu, Indosat melakukan perluasan jaringan dan kapasitas jaringan di daerah-daerah residensial untuk mendukung kenyamanan aktivitas WFH.

Indosat melakukan antisipasi kenaikan volume yang ada dengan monitoring selama 24/7 melalui i-NOC dan i-SOC.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi trafik data
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top