Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lelang Frekuensi 2300 MHz Bakal Lebih Murah, Ini Alasannya

Pengamat telekomunikasi memberikan penjelasan nilai lelang frekuensi radion 2300MHz pada tahun ini bakal lebih murah dibandingkan pada 2017.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  12:39 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berencana menggelar lelang frekuensi radio 2300 MHz pada tahun ini. Namun, diperkirkan nilai lelang frekuensinya lebih murah dibandingkan dengan lelang terakhir pada 3 tahun silam.

Pengamat telekomunikasi Ridwan Efendi menilai bahwa lelang frekuensi radio 2300 MHz nanti akan lebih murah dibandingkan dengan lelang yang digelar pada 2017 silam.

Saat itu, Telkomsel keluar sebagai pemenang lelang 2300 MHz dengan harga Rp1 triliun untuk 30 MHz. Dalam implementasinya, Telkomsel harus membayar senilai Rp3 triliun, karena juga dibebani dengan biaya up front fee.

Menurut Ridwan, harga lelang nantinya tidak akan semahal itu, mengingat frekuensi yang dilelang terbagi atas 15 zona dengan 7 zona diantaranya masih dihuni oleh PT PT Berca Hardaya Perkasa.

“Tentang harganya memang harga hasil lelang terdahulu terlalu tinggi, dan ini tentunya akan menjadi pertimbangan dalam lelang ini, terlebih karena sekarang yg dilelang hanya 8 zona dari 15 zona,” kata Ridwan kepada Bisnis.com, Selasa (4/8/2020).

Ridwan menyarankan bagi pemenang lelang, agar pemanfaatan frekuensi radio tersebut optimal, perlu melakukan negoisasi kembali dengan Berca selaku pemegang zona untuk proses akuisisi aset.

Frekuensi 2300 MHz diperkenalkan di Indonesia pada 2009. frekuensi Broadband Wireless Acces (BWA) ini memiliki 15 zona di Indonesia di pita 2360-2390.

Saat ini semua operator BWA telah menyerahkan lisensinya kepada pemerintah, karena berbagai alasan seperti tidak melakukan pembangunan jaringan hingga tidak sanggup membayar BHP.

Saat ini, penghuni di BWA 2300 MHZ tinggal PT Berca Hardaya Perkasa yang menetap di Zona 1, Zona 2, Zona 3, Zona 8, Zona 11, Zona13, Zona 14 dan Zona 15 . Adapun 8 zona sisanya rencananya akan dilelang oleh Kominfo.

Berikut 15 Zona BWA 2300 MHz. :
-Zona 1, Aceh dan Sumutera Utara;
- Zona 2, Riau, Jambi dan Sumatera Barat;
- Zona 3, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung;
- Zona 4, Jabodetabek;
- Zona 5, Jawa Barat, kecuali Bekasi dan Bogor;
- Zona 6, DIY Yogyakarta dan Jawa Tengah;
- Zona 7, Jawa Timur dan Madura;
- Zona 8, Bali, NTB dan NTT;
- Zona 9, Papua dan Papua Barat;
- Zona 10, Maluku dan Maluku Utara;
- Zona 11, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat;
- Zona 12, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo;
- Zona 13, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah;
- Zona 14, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan;
- Zona 15, Kepulauan Riau.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi kominfo
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top