Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Eksplorasi Manusia di Mars, Planet Surga Semakin Jelas, NASA Targetkan Mulai 2030

NASA Administrator Jim Bridenstine mengungkapkan pada acara Space Foundation, dia bersemangat untuk menjadi bagian dari sebuah diskusi tentang bagaimana peluncuran Perserverance Mars 2020 yang akan datang dan program Artemis sangat penting untuk membuka pintu bagi misi manusia yang lebih cerdas dan lebih aman ke Mars.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  10:45 WIB
Terra Meridiani di Planet Mars terlihat dalam gambar NASA - Reuters
Terra Meridiani di Planet Mars terlihat dalam gambar NASA - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Pengumuman NASA untuk mengirimkan manusia ke Mars paling cepat pada 2030 datang beberapa pekan sebelum peluncuran rover Perseverance ke Planet Merah itu.

NASA Administrator Jim Bridenstine mengungkapkan pada acara Space Foundation, dia bersemangat untuk menjadi bagian dari sebuah diskusi tentang bagaimana peluncuran Perserverance Mars 2020 yang akan datang dan program Artemis sangat penting untuk membuka pintu bagi misi manusia yang lebih cerdas dan lebih aman ke Mars.

Dia mengungkapkan sepanjang sejarah kita, orang-orang selalu menjelajahi dunia di sekitar mereka untuk menemukan yang tidak diketahui, menemukan sumber daya baru, memperluas kehadiran mereka, dan meningkatkan keberadaan mereka.

Dorongan primordial ini, imbuhnya, terus berlanjut dalam diri kita hari ini, mendorong umat manusia untuk mengatasi apa yang sebelumnya kita anggap mustahil dan mendorong batas kita melampaui batas terestrial dan lebih jauh ke alam semesta.

Menurutnya, NASA memiliki agenda besar untuk kembali ke Bulan pada 2024 dan melakukannya secara berkelanjutan pada akhir dekade ini. Proyeksi mereka untuk mengirim manusia ke Mars dan program Artemis akan memberi mereka pengalaman hidup di dunia lain yang lebih dekat dengan rumah.

Bridenstine mengungkapkan misi Artemis di dan sekitar Bulan akan membantu kita membuat lompatan raksasa berikutnya. Sementara robot seperti penjelajah perseverance akan membuka jalan bagi penjelajah manusia pertama kita ke Mars.

Rover akan membawa dua yang akan mendukung misi kru masa depan ke planet Merah itu. Satu untuk menghasilkan oksigen dari atmosfer Mars dan lainnya untuk membantu dalam pengembangan prakiraan cuaca. Misi ini juga akan menggunakan navigasi medan baru dan teknologi pendaratan serta mempelajari bagaimana bahan pakaian antariksa potensial dipengaruhi oleh lingkungan Mars.

Menurutnya, saat ini manusia kini tahu lebih banyak tentang Mars daripada Bulan saat mereka mengirim manusia pertama ke permukaan Bulan. Misi Rover Perseverance, misi Pengembalian Sample dari Mars dan misi Pemetaan Es Mars akan mengajarkan mereka lebih banyak lagi tentang lingkungan Mars dan sumber daya air sebelum akhirnya mengirim astronot pada misi eksplorasi manusia yang paling menantang dalam sejarah.

Bridenstine menambahkan NASA akan ke Bulan dengan tujuan mencapai Mars. Dia benar-benar percaya ini adalah pendekatan yang tepat secara teknis dan politis. Maksudnya, lanjutnya, itu berarti memprioritaskan investasi hari ini dalam eksplorasi Bulan yang mendukung eksplorasi manusia yang sukses ke Mars di masa depan. Kedua tujuan itu sulit, tetapi mungkin dengan pendekatan mereka saat ini.

Dia mengungkapkan rencana mereka untuk program Artemis pada akhirnya akan membawa mereka ke pemahaman yang lebih baik tentang lingkungan luar angkasa, memungkinkan kita untuk merancang dan menguji sistem Bulan-Mars umum dan teknologi spesifik matang yang dibutuhkan untuk perjalanan Mars. Wanita pertama dan pria berikutnya akan mendarat di Bulan pada tahun 2024 dan membantu mereka mengambil langkah selanjutnya menuju eksplorasi yang lebih besar daripada sebelumnya.

“Sama seperti yang kita lakukan di Bulan, kita akan membangun kemampuan kita di Mars seiring waktu, dan kita mengantisipasi mengirim manusia ke planet keempat pada awal 2030. Apa yang tampak seperti fiksi ilmiah --membawa kru ke Mars, mendaratkan mereka di permukaan untuk menjelajahi dan melakukan eksperimen, dan membawanya pulang dengan selamat-- ada di cakrawala! [menjadi jelas],” katanya seperti dikutip dari laman NASA, Senin (20/7/2020).

NASA merencanakan perjalanan bolak-balik pertama mereka ke Mars yang memakan waktu sekitar dua tahun menggunakan sistem propulsi canggih untuk memungkinkan perjalanan yang lebih cepat sambil membatasi paparan radiasi untuk astronot mereka dan risiko misi lainnya. J

endela peluncuran pilihan mereka akan memberi kru sekitar 30 hari di permukaan Mars, yang merupakan waktu yang cukup untuk mencari kehidupan di dunia lain. Opsi lain bisa mengharuskan kru berada di permukaan selama lebih dari satu tahun dan jauh dari Bumi selama tiga tahun, tetapi itu akan menjadi waktu yang lama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasa mars
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top