Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Panaskan Persaingan dengan TikTok, Instagram Luncurkan Reels Format Baru

Dalam format baru, pengguna Instagram akan dapat membuat dan membagikan Reels ke fitur Stories Instagram mereka, dan mengakses video pendek mereka di tab baru yang didedikasikan pada profil mereka.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 17 Juli 2020  |  09:55 WIB
Logo Instagram - Istimewa
Logo Instagram - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Instagram berencana untuk meluncurkan Reels dengan format baru yang akan tinggal di dalam fitur Stories aplikasi khusus untuk pasar AS pada awal Agustus.

Dikutip dari Business Insider dan South China Morning Post, Reels layaknya TikTok akan memungkinkan pengguna untuk merekam dan mengedit video pendek dengan soundtrack audio dan musik.

Pengguna Instagram akan dapat membuat dan membagikan Reels ke fitur Stories Instagram mereka, dan mengakses video pendek mereka di tab baru yang didedikasikan pada profil mereka.

Akun akan membagikan videonya di laman Jelajah aplikasi Instagram, dan dapat memilih apakah konten Reels yang akan muncul di profil mereka dan di Feeds follower-nya.

Juru bicara Instagram menegaskan layanannya berbeda dengan TikTok.

“TikTok secara khusus telah memanfaatkan perilaku konsumen nyata, dan melakukan hal-hal luar biasa. Kami juga melihat munculnya video pendek di Instagram, dan kami pikir kami dapat menciptakan sesuatu dengan cara yang masuk akal bagi komunitas kami,” kata juru bicara itu kepada Business Insider.

Dia menambahkan respons terhadap permintaan konsumen ini adalah persaingan di tempat kerja dan salah satu keunggulan lama dari sektor teknologi.

"Itu meningkatkan pilihan, yang baik untuk orang-orang. ”

Facebook pertama kali memulai pengujian Reels di Brasil pada November lalu, sebelum diluncurkan bulan lalu ke Prancis dan Jerman. Peluncuran awal Agustus akan mencakup Inggris dan sekitar 50 negara lainnya, NBC News melaporkan.

Debut Reels Instagram di AS dan India pada awal Juli, seperti yang dilaporkan oleh Business Insider India, muncul di tengah kekhawatiran akan mata pencaharian TikTok di kedua negara.

Seperti diketahui, pemerintah India baru-baru ini melarang unduhan pengguna baru TikTok dan aplikasi China lainnya di tengah sengketa perbatasan berdarah dengan China.

Di AS, TikTok telah menghadapi pengawasan ketat dari pemerintah terkait dengan isu data pengguna dan moderasi konten

Baru-baru ini, beberapa pejabat pemerintah - termasuk Presiden Trump sendiri - telah mengancam akan melarang penggunaan aplikasi tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

instagram TikTok
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top