Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wah, Harga Ponsel Android Bisa Meroket Pada 2021

Para vendor ponsel Android diperkirakan bakal menaikkan harga produknya setelah apabila menggunakan chipset Snapdragon 875 keluaran Qualcomm.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  14:07 WIB
Wah, Harga Ponsel Android Bisa Meroket Pada 2021
Pengunjung berada di gerai ponsel pintar di sebuah pusat perbelanjaan, di Jakarta, Rabu (20/6/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Para produsen ponsel Android berpeluang besar mengambil keputusan untuk menaikkan harga secara siginifikan terhadap produknya.

Hal itu salah satunya disebabkan oleh naiknya harga chipset yang digunakan, terutama apabila menggunakan Snapdragon 875 keluaran Qualcomm. Seperti dikutip dari PhoneArena, Senin (29/6/2020), Snapdragon 875 diprediksi akan dibanderol US$250 per unit.

Chipset tersebut memiliki modem Snapdragon X60 5G terintegrasi yang mendukung sinyal sub-6GHz dan mmWave 5G. Produk ini dikabarkan bakal dirilis dalam waktu dekat.

Apabila, dibandingkan dengan chipset keluaran Qualcomm yang ada di pasar saat ini yang rata-rata memeiliki harga US$150-US$160 per unit, maka harga Snapdragon 875 akan lebih mahal US$100 per unitnya.

Sementara itu, dilansir dari WCCFtech, Senin (29/6/2020), sejauh ini vendor ponsel yang telah menandatangani kerja sama dengan Qualcomm untuk penggunaan Snapdragon 875 adalah Xiaomi.

Hal ini diperkirakan bakal mengerek ponsel seri flagship Xiaomi yang dikenal dengan harga miring pada 2021.

Namun, Xiaomi juga berpeluang tetap menjaga harga ponselnya agar tidak terlalu mahal dengan mengurangi biaya atas komponen lain selain chipset. Xiaomi juga dikabarkan berpotensi menggunakan chipset keluaran MediaTek untuk mengantisipasi kenaikan harga atas produknya.

Akan tetapi sejatinya potensi kenaikan harga ponsel akibat tingginya harga chipset Snapdragon 875 tidak hanya akan dialami oleh Xiaomi. Sejumlah vendor lain berpeluang mengalami hal yang sama lantaran produk Qualcomm digunakan mayoritas vendor ponsel global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ponsel pintar android

Sumber : Phonearena

Editor : Yustinus Andri DP
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top