Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Cara Nintendo Agar Peretasan Akun Tak Terjadi Lagi

Setelah adanya 160.000 akun yang diretas, Nintendo meningkatkan pengamanan dengan menonaktifkan kemampuan untuk masuk ke akun.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 27 April 2020  |  01:49 WIB
Nintendo Switch - nintendo.com
Nintendo Switch - nintendo.com

Bisnis.com, JAKARTA – Nintendo menonaktifkan kemampuan untuk masuk ke Akun Nintendo melalui Nintendo Network ID (NNID), setelah 160.000 akun terpengaruh oleh upaya peretasan.

Mengutip melalui Verge, pihak Nintendo mengatakan ID masuk dan kata sandi yang diperoleh secara ilegal dengan cara lain selain layanan pihaknya, telah dilakukan sejak awal April untuk mendapatkan akses ke akun.

“Nama panggilan, tanggal lahir, negara, dan alamat email mungkin telah diakses selama pelanggaran, dan beberapa akun memiliki pengalaman pembelian yang curang. Nintendo sekarang merekomendasikan agar semua pengguna mengaktifkan otentikasi dua faktor. Itu sesuatu yang harus Anda gunakan untuk semua akun daring Anda,” tulis pihak Nitendo, dilansir melalui Verge, Minggu (26/4/2020).

Kata sandi sekarang sedang disetel ulang untuk akun yang terpengaruh dan Nintendo menonaktifkan kemampuan untuk masuk ke Akun Nintendo utama melalui NNID.

NNID yang lebih lama ini digunakan untuk perangkat 3DS dan Wii U. Switch console terbaru Nintendo menggunakan sistem Akun Nintendo yang lebih baru, yang hingga hari ini dapat ditautkan ke akun yang lebih lama ini.

Pengguna yang terkena dampak juga akan diberi tahu melalui email dan perusahaan memperingatkan bahwa jika pengguna telah menggunakan kata sandi yang sama untuk akun NNID dan Nintendo.

“Saldo Anda dan kartu kredit terdaftar / PayPal dapat digunakan secara ilegal di My Nintendo Store atau Nintendo eShop," tulisnya

Laporan awal pekan ini menunjukkan beberapa akun telah diretas dan orang-orang telah menggunakannya untuk membeli barang-barang digital seperti bundel Fortnite VBucks.

Nintendo meminta pengguna yang terkena dampak untuk menghubungi perusahaan sehingga dapat menyelidiki riwayat pembelian dan membatalkan pembelian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

game nintendo
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top