INDUSTRI TELKO: Operator Seluler Berebut Loyalitas Pelanggan Milenial

Operator seluler berlomba mempertahankan  pelanggan segmen muda atau milenial, melalui paket layanan dan sejumlah kegiatan, di tengah ekspansi harga murah yang dilakukan oleh operator lain.   
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 10 September 2019  |  14:41 WIB
INDUSTRI TELKO: Operator Seluler Berebut Loyalitas Pelanggan Milenial
Pengunjung berada di gerai ponsel pintar di sebuah pusat perbelanjaan, di Jakarta, Rabu (20/6/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com JAKARTA — Operator seluler berlomba mempertahankan  pelanggan segmen muda atau milenial, melalui paket layanan dan sejumlah kegiatan, di tengah ekspansi harga murah yang dilakukan oleh operator lain.   

Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys mengatakan konser musik yang akan diselenggarakan perseroan pada 20 September nanti, merupakan bentuk apresiasi Smartfren atas loyalitas pelanggan.

Smartfren berharap dengan konser yang diselenggarakan pelanggan akan makin loyal dan menarik anak muda lain untuk menggunakan Smartfren.

Dia mengatakan dari 20 juta pelanggan Smartfren saat ini, sekitar 80% atau 18 juta merupakan pelanggan dari segmen muda atau milenial. Perseroan masih berupaya menarik pelanggan lebih banyak lagi target agresif yang dipasang hingga akhir tahun yaitu 25 juta pelanggan.

“Masalahnya bukan mahal atau murah, tapi untuk mempersembahkan ini kepada pelanggan loyal dan brand awareness,” kata Merza kepada Bisnis, beberapa waktu lalu.

Merza menilai biaya besar untuk konser yang harus digelontorkan perseroan tidak sebanding dengan loyalitas pelanggan Smartfren selama ini, oleh karena itu perseroan berusaha keras mempertahankan pelanggan segmen muda.  

Sementara itu, GM External Corporate Communications Telkomsel, Aldin Hasyim, mengatakan dalam menjaga loyalitas pelanggan segmen muda, perseroan mengajak pelanggan untuk beraktivitas, berkreasi dan mengembangkan diri melalui sejumlah program dari produk LOOP.

LOOP adalah kartu prabayar yang dikeluarkan Telkomsel khusus untuk menjangkau anak muda.

Dalam menyasar anak muda, LOOP mengadakan berbagai acara, salah satunya adalah LOOPSquad, sebuah akademi konten kreator, untuk  mendorong mereka beraktivitas bersama Telkomsel.

Tidak hanya itu, kata Aldin, LOOP juga mengakomodasi kebutuhan segmen muda melalui komik bersambung, artikel menarik, gim, serta menyediakan paket internet dengan harga terjangkau.

Paket- paket andalan LOOP antara lain yaitu,  paket kuota internet bulanan sebesar 15 GB dengan harga Rp100.000 dan juga, paket bulanan internet 6 GB dan telepon 120 menit ke sesama pelanggan Telkomsel, yang dibandrol dengan harga Rp73.000. 

“Semuanya sudah kami sajikan di dalam LOOP digital channel (loop.co.id) dan aplikasi LOOP Kita,” kata Aldin.

Aldin menambahkan LOOP juga digunakan sebagai alat ekspansi untuk meraup pelanggan baru dari segmen muda. Diketahui, saat ini jumlah pelanggan Telkomsel sekitar 167 juta pelanggan. Telkomsel mengklaim mayoritas pelanggan mereka adalah segmen milenial.

Aldin mengatakan kartu prabayar LOOP telah diluncurkan sejak Maret 2014. Produk ini diminati oleh segmen muda karena memberi paket-paket data yang menarik, cocok untuk anak muda yang lebih gemar data dibandingkan telpon dan SMS.

Senada, Wakil Direktur Utama PT Hutchison 3 Indonesia, Danny Buldanysah mengatakan dalam menjaga pelanggan segmen muda, perseroan menawarkan paket data yang sesuai dengan kebutuhan generasi milenial dengan harga terjangkau.

3 Indonesia, kata Danny, juga memiliki loyalty program BonsTri, yaitu pemberian poin bagi pelanggan yang rajin mengisi pulsa di 3 Indonesia, setelah poin mencapai jumlah tertentu pelanggan dapat menukarnya dengan beragam voucer dan diskon yang dapat diakses melalui aplikasi Bima+.     

Diketahui saat ini Tri memiliki basis pelanggan sebanyak 38 juta pelanggan, dengan 80% dari jumlah tersebut merupakan pelanggan segmen muda.   

“Harganya terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan, jadi kalau pelanggan itu harus tahu apakah mereka butuh harian, mingguan atau bulanan. Di tambag, kalau mereka menyukai gim, kita tambah paketnya dengan gratis gim,” kata Danny.

Danny menambahkan selain menghadirkan produk, perseroan juga mendorong loyalitas pelanggan melalui acara –acara yang dekat dengan anak muda seperti acara musik Bimaday, yang diselenggarakan oleh 3 Indonesia beberapa waktu lalu.

Dia menuturkan acara tersebut juga merupakan dukungan 3 Indonesia kepada anak muda Indonesia, sekaligus untuk menegaskan keberadaan Tri sebagai operator yang mendukung gaya hidup anak muda.  

“Efektif lah, jadi itukan membuat kami makin dekat dengan pelanggan sekaligus menarik pelanggan baru,” kata Danny.   

Pada waktu yang berbeda, analis Kresna Sekuritas Etta Rusdiana Putra berpendapat, faktor harga dan kualitas layanan masih menjadi penentu dalam mempertahankan dan mendongkrak loyalitas pelanggan, terlebih jika operator menyasar pelanggan milenial.

Sebagai pelanggan yang sensitif, ujar Etta, anak muda cenderung menginginkan intenet dengan kuota besar dan jaringan stabil, Oleh karena itu, selain menawarkan harga murah, untuk mengambil hati pelanggan muda operator juga membagi layanan dengan kuota malam.

“Pada akhirnya pelanggan hanya melihat kualitas jaringan dan harga yang ditawarkan. Ada nilai untuk uang yang dikeluarkan atau tidak,” kata Etta. 

Sementara itu, mengenai kegiatan konser yang digelar oleh operator seluler, Etta menilai langkah tersebut lebih berpengaruh terhadap penanaman kesadaran merek atau brand awareness konsumen, dibandingkan untuk meningkatkan loyalitas.

    

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
operator seluler, operator telekomunikasi

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top