Melihat Persebaran BTS di Kalimantan

Pemerintah tidak main-main untuk memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan. Sejumlah pertimbangan dimatangkan termasuk, sarana telekomunikasi, lantas bagaimana kondisi jaringan di Kalimantan saat ini?  
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  15:10 WIB
Melihat Persebaran BTS di Kalimantan
Teknisi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melakukan pemeliharaan perangkat pada menara Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Lok Baintan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (15/4/2019). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah tidak main-main untuk memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan. Sejumlah pertimbangan dimatangkan termasuk, sarana telekomunikasi, lantas bagaimana kondisi jaringan di Kalimantan saat ini?  

Laporan Opensignal menyebutkan berdasarkan survei yang dilakukan pada Januari – April 2019, sejumlah wilayah di Kalimantan memiliki kualitas jaringan, unduh dan unggah, yang cukup memadai dibandingkan dengan Jakarta, salah satu penyebabnya karena kepadatan penduduk di sana lebih longgar.

Kota Balikpapan menjadi kota dengan kecepatan unduh tercepat di Kalimantan dengan 8,6 Mbps, menyusul kemudian 8,1 Mbps, Pontianak 7,7 Mbps, dan Banjarmasin 7,5 Mbps. Kota-kota di Kalimantan memiliki kecepatan unduh yang lebih cepat dibandingkan dengan Jabodetabek, kecuali kota di Kalimantan Utara, yang tidak masuk di laporan Opensignal.       

Kalimantan Utara tidak masuk perhitungan disinyalir karena jaringan yang tersedia di kota tersebut masih minim. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika jumlah BTS di Kalimantan Utara merupakan yang paling sedikit dibandingkan dengan wilayah Kalimantan lainnya.

Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia, tercatat pada 3 bulan pertama2019 Jumlah BTS 2G di Kalimantan Utara hanya 334 BTS, naik 2,4% dibandingkan dengan kuartal II/2018. Adapun BTS 3G sebanyak 526 BTS, turun 5,9% dan BTS 4G sejumlah 353 BTS, naik 36,81%.  

Jumlah tersebut jauh tertinggal dengan Kalimantan Barat, Timur, Tengah dan Selatan yang rata-rata jumlah BTS-nya mencapai angka diatas 2.000 BTS.

Kalimatan Timur menjadi provinsi di pulau Kalimantan yang memiliki ketersediaan BTS 4G paling banyak dibandingkan dengan provinsi lain. Pada kuartal I/2019, jumlah BTS 4G di sana  sebanyak 3.297 BTS, bertambah 1.310 BTS dibandingkan dengan kuartal II/2018. Artinya operator seluler mulai gencar membangun jaringan di Kalimatan Timur. Adapun jumlah BTS 3G dan 2G di Kalimantan Timur berjumlah 4.561 BTS dan 2.538 BTS.

Kemudian Kalimatan Selatan menjadi provinsi ke dua di pulau Kalimantan dengan akses internet terbesar. Tercatat jumlah BTS 4G di Kalsel sebanyak 2.717 BTS, bertambah 1.150 BTS dibandingkan dengan kuartal II/2018. Adapun untuk BTS 3G dan 4G masing-masing sebanyak 3.521 BTS dan 2.235 BTS.      

Sementara itu, di Kalimantan Tengah jumlah BTS 4G  yang tersedia sebanyak 1.132 BTS, bertambah 320 BTS dibandingkan dengan kuartal II/2019. Adapun jumlah BTS 3G dan 2G masing-masing sejumlah 2.033 BTS dan 1.555 BTS.

Terakhir Kalimantan Barat, jumlah BTS 4G yang tersedia sebanyak 1.944 BTS. Adapun jumlah BTS 3G dan 2G di sana sebanyak 3.081 BTS dan 2.708 BTS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bts, operator seluler, operator telekomunikasi, menara bts

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top