Teknologi 5G Bisa Bantu Capres 2024 Berkampanye, Caranya?

Implementasi 5G untuk hologram memiliki nilai bisnis saat pemilu 2024, gambar utuh yang diberikan bermanfaat dalam membantu para calon presiden berkampanye dari jarak jauh.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  19:59 WIB
Teknologi 5G Bisa Bantu Capres 2024 Berkampanye, Caranya?
Seorang wanita mengoperasikan ponselnya di dekat logo teknologi 5G. - REUTERS/Sergio Perez

Bisnis.com, JAKARTA — Implementasi 5G untuk hologram memiliki nilai bisnis saat pemilu 2024, gambar utuh yang diberikan bermanfaat dalam membantu para calon presiden berkampanye dari jarak jauh.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan teknologi hologram memiliki keunggulan gambar yang utuh dan atraktif, sehingga para simpatisan yang datang untuk melihat orasi calon presiden dapat melihat calon yang dia dukung seakan-akan berada di tempat tersebut.  "Hologram akan menjadi bisnis saat kampanye 2024. 'Killer application' capres 2024," kata Rudiantara di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Rudiantara menambahkan teknologi hologram yang masih asing di sejumlah tempat, akan membuat interaksi antara calon presiden dengan masyarakat makin menarik.

Uji coba 5G dengan memanfaatkan teknologi hologram baru saja dilakukan oleh XL Axiata. Kecepatan tinggi dari 5G dimanfaatkan untuk menghadirkan gambar yang lancar dan tidak terputus-putus.  

Uji coba ini menggunakan frekuensi 28 Ghz dengan lebar 100 MHz. Adapun kecepatan yang dihasilkan mencapai 1,5 Gbps atau lebih rendah dibandingkan dengan uji coba yang dilakukan Smartfren beberapa waktu lalu.

Direktur Jaringan XL Axiata Yessie D Yosetya  menjadi model percobaan dalam penerapan komunikasi hologram.

Yessie menuturkan komunikasi melalui media hologram hanya dapat terjadi jika terdapat bandwidth yang lebar dan besar serta latensi yang kecil. 

"Uji coba kali ini kami fokus pada latensi. Maka dari itu, kami lakukan dengan media hologram," ujar Yessie.

Sementara itu, CEO XL Axiata Dian Siswarini mengungkap perseroan masih menyiapkan model bisnis untuk implementasi 5G.  Dia memperkirakan 5G baru dapat hadir di Indonesia 3 tahun lagi. "Sekitar 3 tahun lagi [5G hadir]," kata Dian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
teknologi 5G

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top