Sampoerna Telekomunikasi Gandeng Penduduk Desa Jualan Pulsa lewat Mitra Net1

Dari 78.000 desa di Indonesia, ada 15.000 desa yang belum mendapatkan akses internet atau sinyalnya masih kurang bagus
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 24 April 2019  |  08:31 WIB
Sampoerna Telekomunikasi Gandeng Penduduk Desa Jualan Pulsa lewat Mitra Net1
CEO Net1 Indonesia Larry Ridwan (kanan) berbincang dengan pedagang kecil Mitra Net1 Utomo di Desa Telogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, Selasa (23/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (Net1 Indonesia) berupaya menghadikran layanan 4G di wilayah pedesaan terdepan, terluar, dan tertinggal. Belum lama, Net 1 Indonesia mengadakan National Distributor Meeting 2019 di Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupatén Wonogiri, Jawa Tengah.

Acara yang bertemakan "Kita, Desa, dan Indonesia" bertujuan membantu agar masyarakat bisa memperoleh layanan 4G sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan mereka.

CEO Net1 Larry Ridwan mengatakan dari 78.000 desa di Indonesia, ada 15.000 desa yang belum mendapatkan akses internet atau sinyalnya masih kurang bagus. "Karena itu, tak heran banyak Pemerintah Daerah yang datang ke kami untuk minta dibangunkan infrastruktur 4G," ujarnya dalam rilis yang diterima Bisnis, Selasa (23/4/2019).

Larry menerangkan selain kepala pemerintahan daerah, sejauh ini banyak juga kepala sekolah yang mengajukan permohonan agar mereka bisa mengakses 4G dengan mudah. Adanya layanan 4G di sekolah, sambungnya, bisa membantu siswa untuk memperoleh informasi dan pengetahuan baru.

“Atas dasar itu, maka Net1 pun semakin gencar membangun infrastruktur internet di desa. Salah satu yang baru-baru ini dilakukan Net1 adalah membantu masyarakat Desa Tlogoharjo ,” kata Larry.  

Larry menturkan, walaupun Pulau Jawa identik dengan infrastruktur telekomunikasi 4G, tetapi masih banyak desa yang tidak mendapatkan akses internet dengan baik.

Tlogoharjo merupakan sebuah desa yang  berada di wilayah berbukitan, sehingga masyarakat sulit mendapatkan akses 4G kecuali di wilayah perkotaan padahal ada sekitar 2.400 warga yang tinggal di desa tersebut.

“Net1 yang membawa teknologi 4G LTE dengan frekuensi 450MHz berhasil mengikis hambatan di  pedesaan,” kata Larry.

Dari sisi masyarakat, lanjut Larry, muncul kebutuhan akan layanan 4G. Larry mengarakan rata-rata masyarakat telah memiliki ponsel pintar yang dapat mengakses 4G. Dengan fenomena tersebut, masyarakat desa tidak bisa dipandang sebelah mata karena memiliki daya beli tinggi untuk kebutuhan komunikasi.

Untuk mengakomodasi masyarakat sekitar dengan internet, Larry menuturkan perseroan juga meluncurkan program Mitra Net1. Mitra Net1 adalah kemitraan perusahaan dengan masyarakat untuk menyediakan pulsa internet bagi penduduk desa. Dengan demikian, kini mereka menjadi lebih mudah untuk mendapatkan layanan prima 4G.

Warno, Kepala Desa Tlogoharjo menyambut baik kegiatan National Distributor Meeting Net1 Indonesia di daerahnya. Dia juga mengaku gembira dengan hadirnya akses internet 4G Net1 di desanya.

"Sebagai aparat desa, saya senang dengan hadirnya Net1 tugas aparatur untuk laporan vertikal dan penyuluhan horisontal menjadi lebih mudah," ujar Warno.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
seluler, sampoerna

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top