Rp13 Miliar Terkumpul Lewat Donasi Digital Go-Pay

Go-Pay for Good telah bekerja sama dengan 182 yayasan dan rumah ibadah di Indonesia yang di antaranya merupakan anggota dari Filantropi Indonesia.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 18 Februari 2019  |  17:16 WIB
Rp13 Miliar Terkumpul Lewat Donasi Digital Go-Pay
Aldi Haryopratomo, CEO Go-Pay (kedua dari kiri) dan Timotheus Lesmana, Ketua Badan Pengurus Filantropi Indonesia (kedua dari kanan) menandatangani kolaborasi antara GO-PAY dan Filantropi Indonesia. Penandatanganan kolaborasi ini disaksikan oleh Dr. Marjuki, M.Sc., Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial (paling kiri) dan Erna Witoelar, Co-Chair Filantropi Indonesia (paling kanan), Senin (18/2/2019) - Bisnis/Deandra Syarizka

Bisnis.com, JAKARTA — Go-Pay berkolaborasi dengan Filantropi Indonesia untuk mengembangkan inovasi donasi dan filantropi digital.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi inisiatif terbaru Go-Pay for Good yang  bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam berdonasi, supaya bersama-sama, Indonesia bisa lebih sejahtera secara merata.

Aldi Haryopratomo, CEO GO-PAY menjelaskan ada tiga komponen utama dalam kolaborasi. Pertama, memfasilitasi organisasi anggota Filantropi Indonesia dalam pemanfaatan Go-Pay dalam donasi digital. Kedua, capacity building bagi organisasi anggota Filantropi Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital untuk donasi. Ketiga, kampanye bersama terkait donasi digital.

Dia menambahkan bahwa kolaborasi ini juga merupakan respons dari kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar berderma, khususnya ketika ada bencana alam.

“Sebagai fintech terdepan di Indonesia, kami ingin mendorong semakin luasnya pemanfaatan kemudahan pembayaran nontunai, termasuk dalam membantu sesama lewat donasi. Kami melihat bahwa donasi digital memiliki potensi untuk turut membantu membangun Indonesia lebih sejahtera secara merata. Maka, Go-Pay for Good kami hadirkan sebagai inovasi terbaru memudahkan pengguna Go-Pay dalam membantu sesama,”ujarnya saat konferensi pers, Senin (18/02). 

Menurutnya, program ini memudahkan pengguna Go-Pay berdonasi ke ratusan organisasi dan rumah ibadah dengan memindai kode QR atau memilih Go-Pay sebagai metode pembayaran.

Pemanfaatan teknologi pembayaran nontunai dalam berdonasi ini diharapkan membuat pengumpulan donasi untuk masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan transparan.

Lebih lanjut dia menjelaskan dalam program Go-Pay for Good, Go-Pay berperan sebagai medium transaksi. Uang yang didonasikan oleh pengguna melalui Go-Pay akan masuk ke rekening setiap organisasi yang dituju.

Saat ini, Go-Pay for Good telah bekerja sama dengan 182 yayasan dan rumah ibadah di Indonesia yang di antaranya merupakan anggota dari Filantropi Indonesia.

Sebagai gambaran, langkah awal program Go-Pay for Good dimulai semenjak GO-PAY bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam menghadirkan inovasi sedekah digital menjelang Bulan Suci Ramadhan tahun 2018.

Kemudian, dilanjutkan dengan BAZNAS dan Kitabisa.com dalam pengumpulan dana untuk korban bencana gempa di Lombok, gempa dan tsunami di Palu-Donggala, serta tsunami di Banten dan Lampung.

Sejak April 2018 hingga Februari 2019, donasi digital Go-Pay telah membantu mengumpulkan Rp13 miliar dari sekitar 131.000 donatur.

Dengan capaian ini, Aldi berharap Go-Pay dapat membantu organisasi di Indonesia agar bisa menjangkau lebih banyak donatur dengan pengelolaan lebih mudah.

“Kini, dengan Go-Pay for Good, kami berharap dapat membantu memfasilitasi organisasi, yayasan, perhimpunan, rumah ibadah hingga komunitas dalam mengumpulkan lebih banyak donasi secara lebih transparan. Kedepannya, kami ingin agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari teknologi donasi digital ini,” tutup  Aldi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gojek, fintech

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top