Bekerja Mobile Tanpa Laptop dengan Samsung Galaxy Note 9

Samsung menjanjikan fitur produktivitas yang semakin mulus dalam proses penggunaan keseharian.
Dhiany Nadya Utami | 10 Desember 2018 07:32 WIB
Samsung DeX di Galaxy Note 9

Seri Galaxy Note besutan Samsung populer di kalangan profesional karena memiliki mode-mode yang dapat meningkatkan produktivitas. Lewat varian terbarunya, Galaxy Note 9, Samsung menjanjikan fitur produktivitas yang semakin mulus dalam proses penggunaan keseharian.

Selain hadir dengan berbagai peningkatan fitur premium mulai dari baterai jumbo, RAM yang lapang hingga 8 GB, kapasitas penyimpanan yang bisa ditingkatkan hingga 1 TB, serta mode-mode kamera yang terasa semakin menyenangkan, salah satu pembaruan fitur Samsung Galaxy Note 9 yang paling terasa manfaatnya bagi para profesional adalah Samsung DeX.

Peranti lunak besutan Samsung yang pertama kali hadir pada Samsung Galaxy S8 ini memungkinkan ponsel terhubung langsung dengan layar televisi ataupun monitor komputer. Tak seperti versi di ponsel sebelumnya yang memerlukan dock khusus untuk dapat terhubung dengan layar, Samsung DeX kini hanya perlu kabel sambungan USB Type-C dan HDMI sehingga semakin ringkas.

Begitu diaktifkan, Samsung DeX akan otomatis mengubah tampilan layar ponsel menjadi mirip dengan tampilan antarmuka desktop.

Dua Layar

Di Galaxy Note 9, Samsung DeX mengusung tampilan second-screen yang memungkinkan pengguna dapat menggunakan ponsel seperti biasa selagi ponsel yang sama disambungkan ke monitor lain. Apa yang tampil di monitor hanyalah apa yang ingin disuguhkan pengguna melalui Samsung DeX misalnya presentasi proyek saja. Sementara itu, pengguna juga dapat membuka surel, membalas pesan WhatsApp, hingga menelusuri media sosial dengan bebas tanpa khawatir apa yang dia lihat di layar ponsel akan tampil di monitor.

Fungsi-fungsi yang ada pada Samsung DeX ini mengubah ponsel menjadi segala bisa, sangat berguna bagi mereka yang kerap bepergian untuk urusan pekerjaan tetapi tak suka direpotkan untuk membawa perangkat kerja seperti laptop.

Bermodalkan konektor HDMI, pengguna hanya perlu mencari layar untuk menampilkan pekerjaannya. Jika ingin melakukan penambahan teks atau sebagainya, tinggal menyambungkannya dengan kibor via koneksi Bluetooth sementara layar ponsel bisa juga difungsikan sebagai papan sentuh (trackpad).

Tampilan antarmuka Samsung Dex cukup sederhana dan mudah dipahami. Adapun beberapa aplikasi memang sudah disetel khusus untuk peranti lunak ini seperti Adobe dan Microsoft Office sehingga tampilannya akan menyesuaikan mode desktop.

Meskipun disetel pada mode Samsung DeX, konsumsi baterai Note 9 tidak terasa boros. Tidak mengherankan karena ponsel satu ini memiliki kapasitas daya yang terbilang besar yakni 4.000 mAh. Sayangnya, ketika menggunakan Samsung Dex pengguna tidak bisa sekaligus mengisi daya karena port USB Type-C yang terpakai untuk konektor ke HDMI.

Pena Pengendali

Sebagai pelengkap saat presentasi, aksesori khas Galaxy Note yakni S-Pen menjadi kawan karib Samsung DeX. Pena elektronik satu ini juga telah mengalami beberapa peningkatan dibandingkan dengan versi sebelumnya, salah satunya dapat digunakan sebagai clicker untuk memindahkan salindia (slide) presentasi saat terkoneksi dengan Bluetooth Low Energy.

Masih menggunakan konektivitas yang sama, S-Pen juga memiliki fungsi sebagai rana (shutter) untuk mengambil foto jarak jauh. Aksesori satu ini juga memiliki daya sendiri bernama Super Capacitor yang dapat mengisi daya dengan cepat yakni hanya 40 detik untuk penggunaan selama 30 menit atau 200 klik.

Tak hanya itu, beragam aplikasi juga kompatibel dengan S-Pen di antaranya kamera, galeri, Voice Recorder, Samsung Music, Samsung Video, Microsoft PowerPoint, Snow, YouTube, Snapchat, dan aplikasi pemutar musik seperti Spotify.

 Penggunaannya cukup mudah dan dapat diatur sendiri oleh pengguna di setelan S-Pen. Misalnya pengguna dapat menyetel satu atau dua kali klik untuk memulai dan menghentikan putaran lagu, pindah ke trek atau video berikutnya, atau melihat gambar-gambar dalam album.

Dari sisi kinerja Galaxy Note 9 pada prosesor diklaim memiliki peningkatan hingga 32% dan pada GPU hingga 23%. Galaxy Note 9 juga dilengkapi dengan ruang penyimpanan yang amat lapang sehingga pengguna dapat menyimpan banyak file besar.

Di pasar Indonesia Galaxy Note 9 dijual mulai harga Rp13,5 juta dan tersedia dalam 3 warna yaitu Midnight Black dan Metallic Copper dengan S pen berwarna sama, serta Ocean Blue dengan S pen kuning. Adapun untuk dalaman ada varian RAM 6GB/128GB, RAM 8GB/512GB.

Kini, siapkah Anda meninggalkan laptop Anda di rumah?

Tag : smartphone, Review gadget
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top