Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

VMWORLD 2014: VMWare Perkenalkan Sejumlah Brand Terbaru

VMWare memperkenalkan sejumlah brand terbarunya pada VMworld 2014, 2014 di Mocone Center, San Francisco, Amerika Serikat, Selasa (26/8/2014) atau Rabu (27/8/2014) dinihari WIB. Produk itu a.l. VMware Workspeca Suite, berupa platform terpadu Computing VMware.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 27 Agustus 2014  |  05:09 WIB
CEO VMWare Pat Gelsinger - Martin Sihombing/Bisnis.com
CEO VMWare Pat Gelsinger - Martin Sihombing/Bisnis.com

Bisnis.com, SAN FRANCISCO - VMWare memperkenalkan sejumlah brand  terbarunya pada  VMworld 2014, 2014  di Mocone Center, San Francisco, Amerika Serikat, Selasa (26/8/2014) atau Rabu (27/8/2014) dinihari WIB, yang dihadiri sekitar 22.000 peserta. Produk itu a.l. VMWare EVO::Rail, VMware Workspeca Suite,  berupa platform terpadu  Computing  VMware.

Solusi ini --VMware Workspace Suite-- terdiri dari manajemen mobil AirWatch, AirWatch Secure Content  Locker, VMware Horizon 6 dan VMware Workspace Portal. Produk ini  memberikan pengalaman  terpadu kepada para end-user  perangkat mobile dan desktop, sambil memberikan manajemen IT, yang komprehensif melalui platform terintegrasi.

Ini adalah tonggak utama untuk produk VMware dan solusi yang bagus bagi pelanggan karena menyatukan solusi manajemen mobile perusahaan terkemuka dengan solusi virtualisasi desktop terkemuka. VMware Workspace Suite membawa  solusi  the best of breed  yang vendor lain tidak bisa lakukan.  "Kami juga mendorong  virtualisasi desktop ke tahap inovasi berikutnya," ujar Sanjay Poonen, EVP and GM, End-User Computing, VMwarepadageneral session hari kedua, Selasa.

Perkenalan brand terbaru didahului oleh  VMware EVO: RAIL, perlengkapan infrastruktur hyper-converged  yang membantu pelanggan merampingkan proses peluncuran dan pengembangan infrastruktur Software-Defined IT dengan kecepatan yang dibutuhkan bisnis. VMware EVO: RAIL adalah solusi pertama dari jajaran penawaran infrastruktur hyper-converged VMware.

Organisasi TI masa kini ditantang untuk menyediakan layanan lebih cepat dari yang pernah ada sekaligus menurunkan tingkat kompleksitas dan biaya dari ruang lingkup TI. VMware EVO: RAIL akan secara dramatis menyederhanakan proses peluncuran dari layanan infrastruktur software-defined sekaligus menurunkan biaya operasional. Menampilkan 100 persen susunan perangkat lunak VMware, VMware EVO: RAIL akan mempercepat time-to-value pelanggan dengan memungkinkan mereka memproduksi mesin virtual dalam hitungan menit dari saat perangkat dinyalakan.

Bekerjasama dengan Dell, EMC, Fujitsu, Inspur, NetOne dan Supermicro, VMware akan merampingkan proses pembelian dan peluncuran dari perangkat infrastruktur hyper-converged ini. VMware EVO: RAIL akan ditawarkan oleh mitra dalam satu SKU yang mencakup semua harga perangkat keras dan perangkat lunak, dukungan dan layanan dengan mitra sehingga bisa menawarkan dukungan melalui satu point-of-contact. Dengan dukungan yang luas dari mitra saat diluncurkan, pelanggan akan mendapatkan pilihan vendor yang luas untuk pembelian VMware EVO: RAIL.

VMware EVO: RAIL

“Pelanggan berharap solusi TI dapat memberikan manfaat secara langsung - tidak dalam hitungan hari, minggu, atau bulan,” kata Raghu Raghuram, executive vice president, Software-Defined Data Center Division, VMware, Inc.

“VMware EVO: RAIL adalah building block dari ruang lingkup software-defined data center yang membantu menghilangkan ketidakpastian dari proses membangun, meluncurkan, mengembangkan, dan mengelola layanan infrastruktur software-defined. Dengan bantuan para mitra, kami menghadirkan kemudahan perangkat kelas konsumen ke dalam dunia infrastruktur enterprise.”

Selain itu, VMware, Inc. mengumumkan virtualisasi baru, manajemen cloud dan solusi OpenStack terintegrasi yang secara dramatis memajukan portfolio produk paling lengkap di industri untuk mengimplementasikan software-defined data center, dan mendukung kebutuhan dinamis perusahaan.

Sejumlah inovasi yang diumumkan  memperkaya pilihan para pelanggan yang sangat  mendukung kerangka kerja terbuka dan lingkungan hybrid cloud berbasis teknologi VMware dan non-VMware. Dengan software-defined data center, organisasi mampu menekan  biaya capital expense (Capex) hingga 31%  dengan produk bermerk, perangkat keras standar industri, dan 49%  di konfigurasi perangkat keras white-label serta menaikkan produktivitas pekerja menjadi 100% dalam lingkungan yang menggunakan IT as a service.

“Di dalam lingkungan bisnis yang selalu berubah, para pemimpin industri TI membutuhkan kepercayaan diri,  mereka dapat bersikap berani dan bertindak dengan penuh keyakinan dalam menanggapi peluang pasar,” kata Pat Gelsinger, CEO VMware, Inc.

“Diperkuat oleh teknologi software-defined, bisnis kini bisa bergerak maju dengan kecepatan yang dramatis. Kemampuan untuk memperoleh hasil nyata telah membuat software-defined data center menjadi teknologi yang digunakan secara luas oleh bisnis-bisnis terkemuka. VMware akan terus berinovasi untuk membuat software-defined data center menjadi lebih terbuka, aman, dan lincah.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vmware indonesia
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top