Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aplikasi Lokal Dinilai Bisa Bersaing di Pasar Global

Aplikasi buatan pengembang dalam negeri dinilai bisa bersaing dan diterima di pasar Internasional.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 19 Maret 2014  |  04:15 WIB
Untuk bisa bersaing, aplikasi buatan pengembang konten dalam negeri harus memiliki unsur inovatif atau padat fungsi.  - bisnis.com
Untuk bisa bersaing, aplikasi buatan pengembang konten dalam negeri harus memiliki unsur inovatif atau padat fungsi. - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Aplikasi buatan pengembang dalam negeri dinilai bisa bersaing dan diterima di pasar Internasional.

Head of Asia Pacific Developer Program Intel Corporation Sachin Kelkar menyebutkan pengembang aplikasi di Indonesia memiliki ide dan potensi besar untuk bisa menciptakan aplikasi menarik dan bersaing di kancah internasional.

Namun, dia menambahkan para pengembang ini membutuhkan arahan, bantuan serta wadah untuk bisa saling berkomunikasi dan menciptakan hal yang lebih menarik.

“Intel hadir dan memberikan mereka dukungan. Mereka tidak akan bisa berkembang jika hanya mendengar seminar, mereka harus terjun langsung,” katanya kepada Bisnis.com, Selasa (18/3/2014).

Kelkar menjelaskan untuk bisa bersaing, aplikasi buatan pengembang konten dalam negeri harus memiliki unsur inovatif atau padat fungsi. Konten padat fungsi bakal dicari bayak orang, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga dari luar negeri.

Untuk tahap awal para pengembang bisa menciptakan aplikasi yang berguna bagi masyarakat lokal dan kemudian dikembangkan menjadi aplikasi bertaraf internasional.

Dia mencontohkan permainan Flappy Bird yang diciptakan oleh Dong Nguyen, pengembang asal Vietnam berhasil mencetak rekor.  Demam permainan ini tidak hanya melanda penduduk Vietnam tetapi juga negara-negara lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aplikasi
Editor : Fatkhul-nonaktif
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top