Video Detik-detik Roket Kairos Milik Jepang Meledak Usai Lepas Landas

Leo Dwi Jatmiko
Kamis, 14 Maret 2024 | 05:54 WIB
Penampakan Roket Kairos yang meledak usai lepas landas/dok. Twitter (X)
Penampakan Roket Kairos yang meledak usai lepas landas/dok. Twitter (X)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Roket Kairos milik perusahaan startup Jepang, Space One, meledak tidak lama setelah roket tersebut lepas landas di Kushimoto, salah satu kota pesisir di Jepang

Dilansir dari Slashgear, Kamis (14/3/2024) roket kecil setinggi 59 kaki itu dilengkapi dengan tiga tahap mesin bahan bakar padat dan mesin tahap pasca-boost berbahan bakar cair. Di dalamnya terdapat satelit eksperimental pemerintah yang berfungsi sebagai cadangan jika satelit intelijen Jepang padam atau gangguan. 

Sementara itu, Sky News melaporkan bahwa jika peluncuran ini berhasil, satelit tersebut akan berada di orbit setelah 51 menit, untuk mengumpulkan informasi bagi pemerintah Jepang, termasuk ancaman roket dari Korea Utara.

Peluncuran telah ditunda beberapa kali, yang terbaru karena sebuah kapal terlihat berada di area berisiko. Setelah akhirnya mendapat izin, pesawat dihentikan lima detik setelah lepas landas.

Space One menyampaikan masih mencari tahu masalah yang terdeteksi di sistem otomatis roket tersebut. 

Setelah ledakan hari ini, Presiden Space One Masakazu Toyoda mengatakan kepada wartawan bahwa perusahaan berusaha memandang peristiwa yang kurang enak dengan tetap positif. 

“Kami juga tetap siap menghadapi tantangan berikutnya,” kata Toyoda.

Toyoda mengatakan peluncuran seperti ini merupakan sesuatu yang sulit. SpaceX, yang kini merupakan salah satu perusahaan luar angkasa swasta terbesar di dunia, juga sering kali mengalami kesulitan saat meluncurkan roket baru.

Pada bulan November, Starship yang tidak berawak meledak delapan menit setelah lepas landas - meskipun ini berlangsung lebih lama dari saat pertama kali diuji, ketika roket tersebut meledak setelah hanya empat menit.

Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya Jepang untuk memimpin perlombaan antariksa global.

JAXA, badan antariksa nasional negara tersebut, baru-baru ini melakukan penyelidikan tak berawak di bulan. Jepang menjadi negara kelima yang pernah melakukan 'pendaratan lunak' di permukaan bulan, meskipun wahana tersebut mendarat di sisi bulan.

Baru kemarin, seorang astronot JAXA mendarat kembali ke Bumi dengan kapsul SpaceX setelah menghabiskan enam bulan di Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper