Telkomsel Gandeng BPS Hadirkan Big Data untuk Baca Pergerakan Wisatawan

Crysania Suhartanto
Kamis, 22 Februari 2024 | 21:17 WIB
Warga melintasi iklan Telkomsel di Jakarta, Selasa (11/10/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Warga melintasi iklan Telkomsel di Jakarta, Selasa (11/10/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) membuat survei terkait arus pariwisata di Indonesia, yang disebut sebagai pertama di dunia dan bakal ditiru negara tetangga seperti Kamboja dan Timur Leste. 

Vice President Data Solutions Telkomsel Alfian Manullang mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara yang paling awal melakukan hal ini. Alhasil, metode survei big data ini berhasil mendapatkan perhatian dunia internasional, termasuk Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

Alfian bahkan mengatakan PBB dalam waktu dekat akan menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan pemerintah Indonesia untuk menjadikan survei ini sebagai percontohan bagi negara-negara lain. 

“Yang ketahuan bakal meniru Indonesia dalam waktu dekat adalah Timor Leste, beberapa negara Asean juga mau, mungkin Kamboja juga,” ujar Alfian saat ditemui Bisnis, Kamis (22/2/2024).

Alfian mengatakan beberapa negara lain masih banyak yang melakukan perhitungan atau pengambilan sampel data untuk survei secara manual. Alhasil, pembuatan kajian menjadi cukup lama dan mahal. 

Lebih lanjut, Alfian mengakui untuk wisatawan lokal memang BPS melakukan kerja sama eksklusif dengan Telkomsel. Namun, untuk wisatawan mancanegara, BPS juga bekerja sama dengan operator telekomunikasi lainnya, seperti XL Axiata, Indosat, dan Smartfren. 

Adapun data yang diambil dalam survei adalah data trafik pergerakan ponsel, jumlah wisatawan yang datang ke suatu lokasi, durasi pelanggan di suatu kota, hingga preferensi konten.

“(Big data) menentukan kapan dia (wisatawan) transit saja di Indonesia atau sebagai wisatawan. Itu ada algoritmanya,” ujar Alfian. 

Kendati demikian, Alfian mengaku semua data yang digunakan dalam survei sudah melalui izin dari konsumen Telkomsel melalui website ataupun aplikasi MyTelkomsel. 

Diketahui soal big data, Telkomsel juga memberikan layanan data lainnya, yakni Digihub, sebuah platform yang menyediakan akses data atau API (Application Programming Interface). 

Adapun jenis API yang sudah ditawarkan Telkomsel adalah API Insight (API Location Verification), API layanan telekomunikasi (API SMS), API Dynamic Profile (API SIM Swap), API Autentikasi (API Mobile Network Verification), dan masih banyak lagi. 

Nantinya, perusahaan dapat bermitra dengan Telkomsel untuk memverifikasi data-data pelanggan masing-masing sesuai dengan data yang dimiliki Telkomsel. Perlu diketahui, verifikasi yang dilakukan Telkomsel hanya berupa jawaban iya dan tidak. 

Adapun pengambilan data ini juga sudah sesuai dengan izin konsumen Telkomsel melalui website ataupun aplikasi MyTelkomsel. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper