CEK FAKTA : Uji Klaim Ganjar Soal 12.000 Desa Belum Tersentuh Internet

Dany Saputra
Minggu, 4 Februari 2024 | 22:35 WIB
Teknisi melakukan pengecekan dan perbaikan perangkat pemancar telepon selular atau Base Tranceiver Station (BTS)di Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (13/12).
Teknisi melakukan pengecekan dan perbaikan perangkat pemancar telepon selular atau Base Tranceiver Station (BTS)di Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (13/12).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Calon Presiden (Capres) nomor urut 03 Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa masih ada 12.000 desa yang masih tidak tersentuh akses sinyal komunikasi yakni jaringan internet.

Hal itu disampaikan oleh Ganjar pada Debat Kelima antara Capres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (4/2/2024). Ganjar menjelaskan bahwa program internet gratis yang diusung olehnya bisa mengatasi kesenjangan.

"Nah ini dari BPS juga sudah menyampaikan bahwa kondisi ketimpangan digital ini sangat tinggi di tempat kita. Ada 12.000 desa masih blankspot padahal kita ingin mendigitalisasi desa," ujarnya, Minggu (4/2/2024).

Adapun data Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kemenkominfo) pada 2022 menunjukkan bahwa blankspot akses internet masih terjadi di 12.548 desa. Hal tersebut berdasarkan pernyataan Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) pada September 2022.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ada 83.794 desa/kelurahan di Indonesia pada 2022. Jumlah tersebut lebih sedikit 0,06% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebanyak 83.843 desa/kelurahan.

Dari jumlah itu, sebanyak 8.562 desa/kelurahan terletak di Jawa Tengah. Jumlah itu setara dengan 10,21% dari total desa/kelurahan di dalam negeri pada 2022.

Jawa Timur menyusul di urutan kedua dengan 8.496 desa/kelurahan. Kemudian, jumlah desa/kelurahan di Aceh dan Sumatera Barat masing-masing sebanyak 6.515 dan 6.113. Sebanyak 5.957 desa/kelurahan berada di Jawa Barat. Sementara, Papua tercatat memiliki 5.561 desa/kelurahan.

Artikel ini adalah hasil kolaborasi Aliansi Jurnalis Independen, Asosiasi Media Siber Indonesia, Masyarakat Anti-Fitnah Indonesia, Cekfakta.com bersama 16 media dan 7 panel ahli di Indonesia.

Sementara itu menurut data Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) terbaru pada 2023 sebanyak 4.988 unit base transceiver station (BTS) telah beroperasi di desa 3T. Tersisa 630 titik desa yang masih blankspot.

Berdasarkan dokumen yang didapat Bisnis, pembangunan di Provinsi Papua terdapat pada proyek paket 3, paket 4 dan paket 5.

Dalam paket tersebut, area Papua Barat yang menjadi target pembangunan ada 810 titik. Sementara itu untuk Provinsi Papua terdapat di Area 7 dengan 550 titik, Area 8 dengan 944 titik dan  Area 9 dengan 779 titik. 

Adapun jika dihitung secara total maka dari 5.618 titik BTS 4G yang dibangun sebanyak 3.083 titik berada di Papua. 

Sementara itu untuk wilayah Sulawesi total titik yang dibangun BTS 4G tercatat sebanyak 533 titik, Maluku sebanyak 413 titik, Nusa Tenggara sebanyak 479 titik, Kalimantan sebanyak 686 titik dan Sumatra 131 titik. 

Penulis : Dany Saputra
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper