E-Commerce TikTok Mulai Cari Tim di RI, Siap Saingi Tokopedia Cs

Crysania Suhartanto
Kamis, 19 Oktober 2023 | 14:21 WIB
CEO TikTok Shou Zi Chew menyampaikan paparan pada acara TikTok Southeast Asia Impact Forum 2023 di Jakarta, Kamis (15/6/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
CEO TikTok Shou Zi Chew menyampaikan paparan pada acara TikTok Southeast Asia Impact Forum 2023 di Jakarta, Kamis (15/6/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sinyal kehadiran e-commerce TikTok makin jelas. Setelah lowongan pekerjaan terlihat di LinkedIn, kini lowongan pekerjaan terlihat di laman karier resmi TikTok.

Dikutip dari laman resmi kariernya, Tiktok menyampaikan platformnya merupakan tempat yang ideal untuk membuat e-commerce baru, yang memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengguna.  

Dalam laman resminya, TikTok juga menekankan bahwa e-commerce merupakan bisnis yang tepat bagi perusahaan karena TikTok sudah memiliki jutaan pengguna setia di seluruh dunia. 

Oleh karena itu, TikTok tengah mencari orang-orang yang cocok untuk mengembangkan bisnis e-commerce milik mereka.

“Kita mencari orang-orang yang bersemangat dan berbakat untuk bergabung dengan tim produk dan operasi kami. Bersama-sama kita dapat membangun ekosistem e-commerce yang inovatif, aman, dan intuitif bagi pengguna kami,” dikutip dari lowongan pekerjaan IP Campaign di career.tiktok.com, dikutip Kamis(19/10/2023).

Selain IP Campaign, TikTok e-commerce juga membuka posisi untuk atas marketing & partnership, business communications expert, campaign planning, seller governance strategy, TikTok Shop graduate development program, dan masih banyak lainnya.

Diketahui, semua lowongan tersebut nantinya akan berlokasi di Jakarta. “Gabunglah bersama TikTok dalam mendorong masa depan e-commerce di TikTok,” mengutip dari laman TikTok. 

Tangkapan layar Careers TikTok
Tangkapan layar Careers TikTok

TikTok mengaku, bisnis e-commerce kian bertumbuh dalam beberapa tahun terakhir dan pertumbuhannya di masa depan tidak dapat dianggap remeh. 

Sebelumnya, berdasarkan pantauan Bisnis (16/10/2023), sekitar lebih dari 50 lowongan terkait pekerjaan e-commerce TikTok ditemukan di laman LinkedIn TikTok global. 

Menariknya, walaupun mayoritas lowongan bertempat di Indonesia, tetapi adapula sejumlah lowongan untuk e-commerce TikTok Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Selain itu, ditemukan pula lowongan untuk magang yang dimulai pada 2023 dan 2024. 

Hal inipun diperkuat dengan tidak adanya kabar terkait PHK TikTok yang mencuat sejak penutupan TikTok Shop.

Lebih lanjut, berdasarkan video yang beredar di TikTok, raut muka para karyawan saat detik-detik penutupan TikTok Shop tidak menunjukkan tanda kesedihan. Namun sebaliknya, mereka justru mengatakan TikTok akan kembali dengan lebih kuat. 

Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies Nailul Huda mengatakan langkah TikTok ini merupakan langkah yang tepat jika TikTok tidak ingin kehilangan potensi pasarnya yang besar. 

Diketahui, menurut hasil studi TikTok dan Boston Consulting Group (BCG), TikTok Shop diprediksi dapat menghasilkan peluang pasar senilai US$1 triliun atau sekitar Rp15.713 triliun di Asia Pasifik pada 2025 (asumsi kurs Rp15.713/US$).

Huda menambahkan, apalagi transaksi pengguna juga tumbuh sangat cepat di TikTok Shop. “Sangat rugi kalau TikTok tidak memanfaatkan ekosistem yang sudah dibentuk,” ujar Huda.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper