Kemenkominfo Undur Pemadaman Siaran TV Analog di Medan dan Makassar

Rahmi Yati
Sabtu, 20 Mei 2023 | 19:39 WIB
Ilustrasi/jibiphoto
Ilustrasi/jibiphoto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengundur rencana pemadaman siaran TV analog di Medan Sumatera Utara (Sumut) dan Makassar yang semula dijadwalkan Mei 2023.

Direktur Penyiaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Infomatika (Ditjen PPPI) Kemenkominfo Geryantika Kurnia mengatakan hal itu dilakukan lantaran distribusi perangkat set top box (STB) di kedua wilayah masih di bawah 90 persen.

Dia memerinci, progres distribusi STB di Sulsel 1 (Makasar dan sekitarnya) dari 51.669 unit untuk Rumah Tangga Miskin (RTM) baru terdistribusi sebesar 33.671 unit atau sekitar 65 persen.

Sedangkan, di Sumut 1 (Medan dan sekitarnya) dari 94.487 unit STB untuk RTM baru sekitar 28.604 unit STB yang terdistribusi atau sekitar 30 persen.

"Sesuai kriteria ASO di wilayah sebelumnya siaran TV analog akan dihentikan setelah distribusi STB untuk RTM mencapai 90 persen sehingga belum memenuhi syarat untuk ASO," ujarnya kepada Bisnis.com, Sabtu (20/5/2023).

Gery menyebut, ada beberapa faktor yang menyebabkan distribusi STB tersebut masih cukup rendah dari target. Di antaranya ada beberapa lokasi dari kedua wilayah siaran yang aksesnya sulit dijangkau.

Kemudian, ada juga beberapa penerima bantuan yang tidak ada di tempat, hingga sering terjadi pemadaman listrik di sejumlah lokasi.

"Untuk percepatan distribusi, baik pemerintah maupun swasta yang memberikan bantuan STB berkolaborasi dengan Pemda setempat yang mempunyai perpanjangan tangan sampai ke penduduk dan mengetahui kondisi lapangan," imbuh Gery.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rahmi Yati
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper