IBM Tambah Panjang Daftar Perusahaan Teknologi yang PHK Massal

Khadijah Shahnaz Fitra
Kamis, 26 Januari 2023 | 14:57 WIB
Logo IBM/Reuters
Logo IBM/Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bila sebelumnya publik dikejutkan dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan entitas raksasa Microsoft hingga Google, kali ini giliran International Business Machines Corp. (IBM) menambah panjang daftar perusahaan teknologi yang melakukan efisiensi karyawan.

Dilansir dari Bloomberg dan New York Times, Kamis (26/1/2023), IBM melakukan PHK sebanyak 3.900 karyawan atau 1,5 persen dari keseluruhan. Pemangkasan ini dikarenakan adanya pelemahan penjualan dan bisnis IBM.

IBM mengikuti jejak Google, Amazon, hingga Microsoft yang terlebih dahulu PHK. Gelombang PHK massal semakin cepat terjadi di perusahaan teknologi dan dirasakan di seluruh dunia.

Adapun berdasarkan data dari Truep.io, sepanjang 2023 sudah terjadi 267 PHK di perusahaan teknologi yang berdampak pada 84.502 karyawan. Pada 2022, ada 1.535 PHK di perusahaan teknologi dengan 241.176 orang terkena dampaknya.

Daftar Perusahaan Teknologi yang PHK Massal:

1. Google 

CEO Alphabet Inc. induk perusahaan Google, Sundar Pichai membeberkan rencana PHK terhadap 12.000 karyawan atau sekitar atau 6 persen dari keseluruhan tenaga kerjanya. 

Sundar Pichai mengatakan keputusan ini merupakan hal yang amat sulit, dan akan memengaruhi tim di seluruh perusahaan termasuk bagian perekrutan dan beberapa fungsi perusahaan, serta beberapa tim teknik maupun pada produk.

Nantinya, untuk karyawan AS yang terkena dampak akan tetap digaji perusahaan selama 60 hari akan menerima gaji setidaknya 16 minggu sebagai pesangon, selain tunjangan lainnya.

2. Microsoft

Microsoft, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia ini telah mengumumkan PHK terhadap 10.000 karyawannya.

Selain melakukan pemangkasan, Microsoft juga mengisyaratkan beberapa perubahan pada jajaran perangkat kerasnya dalam memo internal.

CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan pihaknya akan terus berinvestasi di area strategis untuk masa depan Microsoft. Pihaknya akan mengalokasikan modal dan bakatnya ke area pertumbuhan sekuler dan daya saing jangka panjang bagi perusahaan, sambil melakukan divestasi di area lain. 

3. Amazon

Amazon, e-commerce asal Amerika Serikat, dikabarkan akan melakukan PHK terhadap 18.000 karyawannya. 

Chief Executive Officer Amazon Andy Jassy mengumumkan langkah tersebut dalam sebuah memo kepada karyawan pada Rabu (4/1/2023). 

Jassy mengatakan pemangkasan ini merupakan bagian perencanaan dari 2022. Pemangkasan pun akan menyasar pada sebagian besar divisi ritel Amazon dan SDM seperti perekrutan.  

Sebelumnya, Jassy juga mengatakan di November 2022, bahwa ke depannya akan banyak pemangkasan karyawan yang terjadi pada 2023 di tim ritel dan SDM. 

4.  Crypto.com

Crypto.com, tempat pertukaran kripto mengumumkan akan ada pemangkasan 20 persen terhadap karyawannya.

Perusahaan asal singapura tersebut mengumumkan PHK ini pada 13 Januari 2023. Saat ini Cyrpto.com mempunyai 2.450 karyawan, artinya 490 karyawan akan diberhentikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Halaman:
  1. 1
  2. 2

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper