Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Spotify & Google Masuk Daftar Perusahaan Teknologi yang PHK Massal

Spotify menyusul Google dan Microsoft masuk daftar perusahaan teknologi yang PHK massal karyawan.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 24 Januari 2023  |  15:20 WIB
Spotify & Google Masuk Daftar Perusahaan Teknologi yang PHK Massal
Layar monitor menampilkan saham Spotify di New York Stock Exchange (NYSE) di New York, AS, Senin (3/12/2018). - Bloomberg/Michael Nagle
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dihadapi raksasa perusahaan global tampaknya masih terus berlanjut. Usai Google, kini Spotify turut masuk dalam daftar perusahaan yang akan melakukan PHK massal terhadap karyawan.

Dikutip dari The Straits Times, Selasa (24/1/2023), tidak dijelaskan secara rinci berapa jumlah karyawan yang terdampak kebijakan tersebut.

Berdasarkan laporan per kuartal III/2022, platform streaming musik yang berbasis di Swedia ini memiliki sekitar 9.800 karyawan. Namun perusahaan memangkas sejumlah karyawannya pada September dan Oktober 2022.

Sebelumnya, Spotify telah memberhentikan 38 orang di studio podcast Gimlet Media dan Parcast, tepatnya pada Oktober 2022. Adapun, pada September 2022, perusahaan juga memberhentikan sejumlah karyawan editorial podcast.

Spotify membuat komitmen besar untuk melakukan podcast mulai 2019. Perusahaan ini telah menghabiskan lebih dari US$1 miliar untuk mengakuisisi jaringan podcast, membuat perangkat lunak, layanan hosting, dan hak atas acara populer seperti The Joe Rogan Experience dan Armchair Expert.

Sayangnya, investasi tersebut belum memberikan keuntungan pada para investor. Saham Spotify anjlok hingga 66 persen pada 2022.

Di saat bersamaan, investor mempertanyakan kapan mereka akan melihat keuntungan. Sementara itu, pada Juni 2022, eksekutif Spotify mengatakan bisnis podcast-nya baru akan menguntungkan dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Berdasarkan data Trueup.io, sepanjang 2023, sudah terdapat 214 PHK di perusahaan teknologi dengan 75.017 orang terkena dampak (3.262 orang per hari).

Adapun per Januari 2023, diketahui sudah ada sejumlah nama besar yang melakukan PHK massal terhadap ribuan karyawan.

Sedikitnya, ada 7 nama perusahaan teknologi yang sudah melakukan PHK massal terhadap ribuan karyawan pada awal 2023, termasuk Spotify.

Daftar Perusahaan Teknologi yang PHK Massal:

1. Google 

CEO Alphabet Inc. induk perusahaan Google, Sundar Pichai membeberkan rencana PHK terhadap 12.000 karyawan atau sekitar atau 6 persen dari keseluruhan tenaga kerjanya. 

Sundar Pichai mengatakan keputusan ini merupakan hal yang amat sulit, dan akan memengaruhi tim di seluruh perusahaan termasuk bagian perekrutan dan beberapa fungsi perusahaan, serta beberapa tim teknik maupun pada produk.

Nantinya, untuk karyawan AS yang terkena dampak akan tetap digaji perusahaan selama 60 hari akan menerima gaji setidaknya 16 minggu sebagai pesangon, selain tunjangan lainnya.

2. Microsoft

Microsoft, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia ini telah mengumumkan PHK terhadap 10.000 karyawannya.

Selain melakukan pemangkasan, Microsoft juga mengisyaratkan beberapa perubahan pada jajaran perangkat kerasnya dalam memo internal.

CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan pihaknya akan terus berinvestasi di area strategis untuk masa depan Microsoft. Pihaknya akan mengalokasikan modal dan bakatnya ke area pertumbuhan sekuler dan daya saing jangka panjang bagi perusahaan, sambil melakukan divestasi di area lain. 

3. Amazon

Amazon, e-commerce asal Amerika Serikat dikabarkan akan melakukan PHK terhadap 18.000 karyawannya. 

Chief Executive Officer Amazon Andy Jassy mengumumkan langkah tersebut dalam sebuah memo kepada karyawan pada Rabu (4/1/2023). 

Jassy mengatakan pemangkasan ini merupakan bagian perencanaan dari 2022. Pemangkasan pun akan menyasar pada sebagian besar divisi ritel Amazon dan SDM seperti perekrutan.  

Sebelumnya, Jassy juga mengatakan di November 2022, bahwa ke depannya akan banyak pemangkasan karyawan yang terjadi pada 2023 di tim ritel dan SDM. 

4.  Crypto.com

Crypto.com, tempat pertukaran kripto mengumumkan akan ada pemangkasan 20 persen terhadap karyawannya.

Perusahaan asal singapura tersebut mengumumkan PHK ini pada 13 Januari 2023. Saat ini Cyrpto.com mempunyai 2.450 karyawan, artinya 490 karyawan akan diberhentikan.

Halaman:
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PHK Massal google Spotify
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top