Startup Manufaktur Tangerang Imajin Raih Modal dari East Ventures

Khadijah Shahnaz Fitra
Rabu, 25 Januari 2023 | 10:42 WIB
Ilustrasi Startup. Bisnis/Arief Hermawan P
Ilustrasi Startup. Bisnis/Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Imajin, startup manufaktur yang berbasis di Tangerang, Indonesia mengumumkan perolehan pendanaan awal (seed) dari East Ventures dengan nominal yang tidak diungkapkan.

Pendanaan ini dipimpin oleh East Ventures, dengan partisipasi dari 500 Sea, Init 6, serta beberapa investor dan angel investor lainnya.

Founder dan CEO Imajin Chendy Jaya mengatakan dana segar ini akan dipakai untuk mengembangkan produk, rekrutmen, dan memperluas cakupan pasar baik secara domestik maupun internasional.

“Kami senang menerima kepercayaan dari para investor pada putaran pendanaan ini. Kami percaya pendanaan ini akan memperkuat kami dalam memaksimalkan potensi pengusaha manufaktur kecil dan menengah. Kami akan terus meningkatkan kualitas platform dan layanan untuk setiap vendor yang bermitra dengan Imajin,” tutur Chendy dalam keterangan resmi, Rabu (25/1/2023).

Imajin saat ini memiliki misi untuk menjadi ekosistem manufaktur kreatif digital. Imajin menawarkan berbagai macam bentuk produksi di industri manufaktur, antara lain pembuatan mold & dies, pembuatan part logam dan plastik, penjualan bahan baku serta fabrikasi dan produksi massal, dengan menggandeng ekosistem manufaktur seperti pemain manufaktur berskala kecil dan menengah.

Chendy berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan dan kemajuan Industri Kecil Menengah (IKM) dengan menawarkan pendampingan untuk para produsen dalam mengembang produk baru dari prototipe hingga siap untuk diproduksi secara massal.

"Imajin memastikan hasil produksi yang berkualitas, dengan menerapkan tahap Quality Assurance yang telah terstandarisasi, serta menawarkan pengalaman manajemen proyek yang efisien melalui solusi Software as a Service [SaaS]," jelasnya.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia di tahun 2022, industri pengolahan non migas mampu tumbuh sebesar 4,88 persen (YoY) dengan kontribusi sebesar 16,10 persen terhadap PDB.

Sementara itu, pertumbuhan sektor otomotif sendiri berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Dari sisi produksi, utilisasi industri kendaraan bermotor pada Oktober 2022 mencatatkan capaian sebesar 69,20 persen, peningkatan sebesar 40 persen dibandingkan dengan masa selama pandemi.

Imajin melihat potensi masif pada peningkatan produksi dalam negeri, khususnya di bidang otomotif yang menjadi salah satu bidang dominan. Kinerja positif ini menunjukkan geliat industri manufaktur nasional terus mengalami perbaikan dan semakin pulih setelah terkena dampak pandemi Covid-19 dan di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper