Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Badai PHK Massal Hantam 175 Perusahaan Teknologi, Ribuan Insinyur Nganggur

Awal 2023, sudah ada 175 perusahaan teknologi yang melakukan PHK massal karyawan, termasuk Microsoft dan Amazon.
Khadijah Shahnaz Fitra
Khadijah Shahnaz Fitra - Bisnis.com 20 Januari 2023  |  15:27 WIB
Badai PHK Massal Hantam 175 Perusahaan Teknologi, Ribuan Insinyur Nganggur
Ilustrasi perusahaan teknologi melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal karyawan. - Dice Insights
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 175 perusahaan teknologi disebut belum bisa melepaskan diri dari tech winter yang berakibat pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang terjadi di dunia.

Berdasarkan data Trueup.io, Jumat (20/1/2023), tercatat sebanyak 175 perusahaan teknologi melakukan PHK terhadap 57.914 karyawan pada awal 2023.

Adapun, pada 2022, jumlah perusahaan teknologi yang melakukan PHK sebanyak 1.525 entitas dengan 237.874 orang terkena dampaknya.

Pada Januari 2023 saja, sudah ada sejumlah nama besar yang melakukan PHK massal terhadap ribuan karyawan, misalnya seperti Microsoft dan Amazon.

Berikut 5 perusahaan teknologi yang sudah melakukan PHK massal terhadap ribuan karyawan pada awal 2023.

Daftar Perusahaan Teknologi yang PHK Massal:

1. Microsoft

Microsoft, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia telah mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 10.000 karyawannya.

Dilansir dari TheVerge, Kamis (19/1/2022) raksasa perangkat lunak itu menurunkan US$1,2 miliar atau Rp18 triliun dalam pendapatan di kuartal II/2023. Pendapatan tersebut berkaitan dengan biaya pesangon, sewa gedung, dan perubahan pada portofolio perangkat keras.

Dalam memo internal, CEO Microsoft, Satya Nadella, mengatakan pihaknya akan terus berinvestasi di area strategis untuk masa depan Microsoft. Dalam memo tersebut, PHK ini merupakan pilihan tersulit selama 47 tahun Microsoft berdiri.

2. Amazon

Amazon, e-commerce asal Amerika Serikat, dikabarkan akan melakukan PHK terhadap 18.000 karyawannya.

Dilansir dari Bloomberg, Kamis (5/1/2022), Chief Executive Officer Amazon, Andy Jassy, mengumumkan langkah tersebut dalam sebuah memo kepada karyawan pada Rabu (4/1/2022).

Jassy mengatakan pemangkasan ini merupakan bagian perencanaan dari 2022. Pemangkasan pun akan menyasar pada sebagian besar divisi ritel Amazon dan SDM seperti perekrutan.

3. Crypto.com

Crypto.com mengumumkan akan ada pemangkasan 20 persen terhadap karyawannya.

Dilansir dari TechCrunch, Jumat (13/1/2023), perusahaan asal Singapura tersebut mengumumkan PHK ini pada 13 Januari 2023. Jika saat ini Cyrpto.com mempunyai 2.450 karyawan, artinya 490 karyawan akan diberhentikan.

4. Coinbase

Seiring dengan anjloknya pasar aset kripto (cryptocurrency), Coinbase Global Inc. menghilangkan 60 posisi saat pasar cryptocurrency merosot. Crypto Exchange diumumkan pada bulan Juni akan memberhentikan 18 persen dari tenaga kerjanya, atau sekitar 1.200 karyawan.

5. Salesforce

Salesforce akan memangkas 10 persen karyawannya dan juga mengurangi beberapa ruang kantor sebagai bagian dari rencana restrukturisasi. Dilansir dari Morningstar, Salesforce saat ini memiliki karyawan lebih dari 79.000 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PHK Massal microsoft amazon.com
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top