Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Startup Majoo Raih Pendanaan Rp149 Miliar, Ini Rencananya

Startup Majoo mengumumkan pendanaan seri A senilai US$10 juta atau setara dengan Rp149 miliar.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 15 Agustus 2022  |  10:42 WIB
Startup Majoo Raih Pendanaan Rp149 Miliar, Ini Rencananya
Ilustrasi Startup. Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Majoo, startup aplikasi wirausaha, mengumumkan pendanaan putaran pertama seri A senilai US$10 juta atau setara dengan Rp149 miliar.

Putaran pendanaan Seri A ini dipimpin oleh dipimpin oleh investor ekuitas yang berfokus pada fintech, yang merupakan venture capital berbasis di London, Inggris, dengan partisipasi dari deretan investor prominent lainnya seperti BRI Ventures, AC Ventures, Quona Capital dan Xendit.

Founder & CEO Majoo Indonesia Adi Wahyu Rahadi mengatakan melalui pendanaan ini, aplikasi wirausaha Majoo akan terus melanjutkan misi jangka panjang untuk terus menghadirkan inovasi serta teknologi komprehensif dan menjadikannya sebagai solusi end to end SaaS terlengkap.

“Dengan pendanaan ini, Majoo akan terus memperluas pasar di Indonesia, dengan menawarkan solusi komprehensif untuk UMKM dalam menjalankan operasional bisnis dan membantu menumbuhkan bisnis mereka,” ujar Adi dalam keterangan resmi, Senin (15/8/2022).

Fokus utama Majoo setelah pendanaan seri A adalah untuk terus berinvestasi pada produk dan talenta demi hadirkan solusi dan layanan terdepan untuk UMKM Indonesia.

Tak hanya itu, Majoo akan mendorong akselerasi dari visi perusahaan untuk memperkuat posisi Majoo di market dengan memperkaya ekosistem Majoo dengan kerjasama dari berbagai sektor industri strategis, seperti jasa keuangan, e-commerce, dan layanan lainnya.

Adi juga mengklaim hingga Juli 2022, Majoo menunjukkan adanya product market fit dengan berhasil merangkul 35,000 pelaku usaha dari seluruh Indonesia, dimana 96 persen adalah pengguna aktif dengan retensi 12 bulan.

Sejak peluncurannya, Majoo mencatatkan akumulasi nilai transaksi sebesar 166 juta transaksi UMKM atau setara dengan $940 Juta. Adi mengatakan Majoo tumbuh lebih dari 800 persen sejak pandemi, Majoo pun berfokus pada membuka potensi UMKM Indonesia lebih besar dengan menyediakan lebih banyak produk, memperluas jangkauan pelanggan, dan memulai kemitraan untuk mempercepat penetrasi pasar.

Adapun, pendanaan ini menandai fase pertumbuhan baru bagi Majoo dengan dukungan dari investor papan atas dengan portfolio global, seperti BRI Ventures, AC Ventures, Quona Capital dan Xendit.

"Para investor, tidak hanya menyediakan pendanaan bagi Majoo untuk melanjutkan misi perusahaan ke depan, tetapi juga memberikan arahan dan dukungan strategi bagi bisnis Majoo sehingga bisa memaksimalkan dan memperkuat posisi Majoo di Industri SaaS,” tambah Adi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp investasi startup
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top