Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Strategi GoFood Jaga Permintaan Usai Pandemi

GoFood menjelaskan strateginya dalam menjaga tingkat permintaan saat pandemi makin selesai.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 26 Juli 2022  |  17:52 WIB
Strategi GoFood Jaga Permintaan Usai Pandemi
Pengemudi Ojek Online membeli pesanan makanan yang diorder dari aplikasi di Jakarta. Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Gojek, platform ride-hailing yang menyediakan layanan food delivery GoFood menjelaskan tiga strategi meningkatkan permintaan konsumen di tengah masa pandemi yang mulai landai.

Dilansir dari Wall Street Journal, beberapa layanan food delivery di Amerika Serikat seperti Uber dan DoorDash sedang berusaha meningkatkan permintaan konsumen mereka di tengah masyarakat mulai memilih makan di restoran dibandingkan makan di rumah.

VP Corporate Affairs, Food & Groceries Gojek Rosel Lavina menjelaskan di kondisi saat ini, GoFood menilai bahwa kemudahan yang dihadirkan oleh teknologi akan selalu menjadi solusi yang membantu masyarakat dalam menjalani keseharian, dalam hal ini termasuk layanan pesan-antar makanan online.

"Gofood tetap melakukan beberapa strategi dalam meningkatkan permintaan," ujarnya, Selasa (26/7/2022).

Pertama dengan pendekatan hyperlocal melalui personalisasi data. Ini didasari dari anggapan bahwa setiap individu memiliki preferensi yang berbeda antara satu dengan yang lain dalam menikmati makanan.

Teknologi ini memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan rekomendasi kuliner dari mitra UMKM yang berada di sekitar lokasi pelanggan, sesuai dengan preferensi mereka.

Pelanggan juga dapat melihat rekomendasi kuliner dalam kategori ‘Resto Terdekat’ , banner rekomendasi ‘Kategori Resto Terpopuler’, serta banner rekomendasi ‘Lagi Disukai Foodies’ untuk menjelajah menu Gofood.

Kedua, memperkuat basis loyalitas pelanggan dengan mendorong layanan yang sepadan dengan harga yang dikeluarkan pelanggan (value for money).

"Sebagai contoh, kami menghadirkan paket langganan GoFood Plus yang memberikan potongan harga langsung untuk bisa bebas menikmati beragam kuliner nikmat dengan harga terjangkau, termasuk diskon ongkos kirim," jelasnya.

Fitur ini terus menjadi andalan pelanggan dengan kenaikan jumlah pelanggan Go Food PLUS hampir hingga 3,2 kali lipat pada 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya berdasarkan data internal milik Gojek.

Selain itu, secara rutin GoFood juga menghadirkan berbagai inisiatif promosi melalui kampanye ‘Pasti Ada Promo’ yang terdiri dari gratis ongkir hingga diskon pesanan.

Ketiga, mendorong inovasi untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dan seluruh pihak di ekosistem Gojek. Salah satunya caranya melalui penggunaan fitur Pickup yang semakin diminati oleh pelanggan sebagai solusi bagi mereka yang memiliki mobilitas cukup tinggi.

"Penggunaan fitur Pickup tercatat meningkat pada 2021 hingga 6,7 kali dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Fitur ini juga dapat menjadi solusi di tengah kondisi yang secara perlahan kembali ke normal," paparnya.

Dia pun menilai dengan adanya fitur terbaru yaitu Ongkos Parkir, yang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan bagi pelanggan maupun mitra driver.

Jika sebelumnya mitra driver perlu membayarkan lebih dahulu ongkos parkir ketika membeli orderan GoFood, dan kemudian secara manual meminta dari pelanggan, kini ongkos parkir sudah dapat ditemukan langsung di halaman checkout pesanan pelanggan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

GoFood Gojek StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top