Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lelang Bandwidth 3.000 Gbps, Surge Bidik Pendapatan Rp180 Miliar

Anak usaha Surge membidik pendapatan Rp180 miliar dalam program lelang bandwidth dengan kapasitas hingga 3.000 Gbps.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 21 April 2022  |  21:37 WIB
Transformasi digital.  - Surge
Transformasi digital. - Surge

Bisnis.com, JAKARTA - PT Solusi Sinergi Digital Tbk. atau Surge melalui anak usahanya PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave) mengadakan program lelang bandwidth pertama secara online bagi para penyedia jasa internet / Internet Service Provider (ISP).

CEO Surge Hermansjah Haryono mengatakan program ini menawarkan total kapasitas bandwidth hingga 3.000 Gbps (3 Tbps) serta minimum pemesanan sejumlah 10 Gbps. Program lelang bandwidth ini dilakukan sepenuhnya melalui situs www.lelangbandwidth.com.

Menurutnya, para penyelenggara jasa internet atau ISP tidak hanya memperoleh bandwidth skala besar dengan cara yang sangat mudah, transparan, serta terjangkau, tetapi juga berkesempatan mendapatkan berbagai paket bundling service yang akan memudahkan ISP melakukan ekspansi layanan.

"Surge [melalui Weave] menawarkan layanan leased line dan clear channel dalam lelang bandwidth ini. Kedua layanan ini ditawarkan untuk segmen Ring 1A [Jakarta-Bogor dan Jakarta-Bandung], yang didukung oleh jaringan serat optik Surge yang telah beroperasi sejak awal 2022," katanya, Kamis (21/4/2022).

Dia menyebut, bandwidth atau kapasitas maksimum data yang dikirimkan melalui koneksi internet dalam jangka waktu tertentu, merupakan kebutuhan dasar dari tiap penyelenggara jasa internet atau ISP agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.

Adapun lanjutnya, program ini berlangsung sejak 5 April 2022 hingga akhir Mei 2022, atau hingga seluruh kapasitas maksimum telah terserap sepenuhnya dengan potensi pendapatan perseroan mencapai Rp180 miliar per tahun.

"Tak kurang dari satu bulan, hampir 50 persen kapasitas bandwith yang kami tawarkan sudah habis terlelang. Hal ini karena proses yang sangat mudah, transparan, dan dengan harga yang tentunya sangat terjangkau," ucap Hermansjah.

Dia menambahkan, dengan model lelang bandwidth secara online ini, para ISP akan sangat mudah membeli bandwidth dari backbone provider layaknya seperti belanja di marketplace.

Sementara itu COO Weave Massigit Dian Santosa menuturkan, untuk mendorong ekspansi bisnis penyelenggara jasa internet atau ISP, Weave menawarkan beberapa bundling service dalam lelang bandwidth, termasuk biaya gratis setup.

Pertama, layanan IP Transit untuk interkoneksi internet global dengan harga spesial. Kedua, billing system dalam bentuk dashboard agar penyelenggara jasa internet dapat lebih efisien dalam operasionalnya.

Ketiga, harga spesial langganan media Over The Top (OTT) agar konsumen ISP dapat mengakses berbagai media hiburan seperti Genflix, Vidio.com, Vision+ dan NET.Verse.

"Penawaran menarik lainnya yakni apabila ISP melakukan pemesanan minimum 20 Gbps, maka akan mendapatkan layanan satu server rack ukuran 20U secara gratis yang dilengkapi rectifier dan backup battery, dan pilihan perangkat switch sebagai layanan tambahan," imbuh Massigit.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandwith
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top